Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Jengkol Mengandung Racun?

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2026 |10:24 WIB
Benarkah Jengkol Mengandung Racun?
Benarkah Jengkol Mengandung Racun? (Foto: Okezone)
A
A
A

“Itu memang mengandung sebuah racun. Jadi di bahan makanannya sendiri. Nah, jadi dia bisa menimbulkan kristal pada ginjal kita,” jelasnya.

Menurut dr. Tri, risiko tersebut dapat meningkat apabila jengkol dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau diolah dengan cara yang kurang tepat. Kristal asam jengkolat dapat membebani kerja ginjal, bahkan pada kasus tertentu memicu cedera ginjal akut (acute kidney injury).

“Kalau sudah makan enak itu pasti makannya enggak satu. Nah, itu berisiko sekali menjadi kristal di ginjal kita yang bisa membuat kerja ginjal jadi berat. Bahkan kalau makannya sangat banyak, bisa terjadi gagal ginjal akut atau acute kidney injury. Apalagi kalau proses pemasakannya membuat asam jengkolat tadi benar-benar terakumulasi,” paparnya.

Ia menambahkan, cara pengolahan makanan turut berperan dalam mengurangi risiko tersebut. Jengkol yang dimasak hingga matang dinilai lebih aman dibandingkan yang masih kurang matang.

“Misalnya makannya kurang matang, sehingga betul-betul tidak aman,” pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement