JAKARTA - Talenan adalah satu alat dapur yang familiar. Apalagi, jika terbuat dari plastik dengan berbagai keunggulannya, seperti lebih ringan, mudah dicuci dan tidak cepat berjamur seperti talenan kayu.
Namun, bagaimana jika alat dapur andalan para ibu rumah tangga ini ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi tubuh? Terlebih jika talenan terbuat dari plastik dan sudah lama digunakan hingga terdapat banyak goresan pisau di atasnya.
Praktisi bisnis lingkungan sekali influencer, Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, talenan plastik yang sudah terdapat banyak goresan dan bahannya terkelupas bisa memaparkan mikroplastik pada bahan makanan.
“Talenan plastik biasanya dibuat dari bahan seperti polietilen atau polipropilen. Secara fungsi, dia memang aman sebagai alat dapur kalau dipakai dengan benar. Tapi kalau udah banyak goresan dan terkelupas, ada partikel yang bisa nempel di makananmu, namanya mikroplastik,” kata Bang Sap, dikutip Rabu (29/7).
Hal itu terjadi karena permukaan yang sudah tergores pisau dan bahan plastiknya terkelupas bisa saja mengandung serpihan plastik kecil yang tidak terlihat dan terlepas lalu menempel pada bahan makanan saat kamu memotongnya di atas talenan tersebut.
“Bayangin, setiap kali kamu iris bawang atau potong ayam, pisau itu juga bisa ikut menggores permukaan talenan. Nah, dari goresan itulah serpihan plastik kecil tadi bisa lepas. Selain itu, bekas goresan tadi bisa jadi tempat sisa makanan, minyak, cairan daging, dan bakteri bersembunyi,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan penelitian dari Environmental Science and Technology tahun 2023 memperkirakan aktivitas memotong di talenan plastik bisa menghasilkan jutaan sampai puluhan juta partikel mikroplastik per tahun. Hal tersebut tergantung pada bahan talenan, tekanan pisau, jenis makanan serta seberapa sering talenan itu dipakai.
“Sementara dari sisi keamanan pangan, lembaga seperti CDC dan USDA juga menekankan pentingnya memisahkan talenan untuk bahan mentah dan makanan siap makan karena risiko kontaminasi silangnya itu nyata,” ujar Bang Sap.
Maka dari itu, ia menyarankan agar para ibu rumah tangga serta masyarakat bisa mengganti talenan plastik dengan talenan dari bahan yang lebih aman, salah satunya seperti talenan berbahan granit.
“Itu lebih higienis dan tahan dari goresan. Jadi, masalah talenan plastik itu bukan cuma plastiknya,” katanya.
“Masalahnya adalah ketika talenan itu sudah penuh bekas pisau, dipakai campur antara bahan mentah dan bahan matang, lalu kita merasa aman cuma karena udah dibilas air. Padahal, yang kelihatan bersih belum tentu benar-benar aman,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.