Asupan nutrisi harian juga perlu diperkaya dengan konsumsi sayur dan buah yang kaya akan kalium, seperti pisang dan bayam. Peran kalium sangat penting untuk membantu ginjal mengekskresikan kelebihan natrium melalui urine. Di samping itu, olahraga kardiovaskular seperti jalan cepat tetap wajib dijalankan untuk menjaga kekuatan otot jantung secara menyeluruh.
“Garam bikin tubuh nahan air, otomatis naikin tekanan darah. Batasi maksimal 1 sendok teh sehari. Kurangin juga makanan kemasan yang natriumnya tinggi banget,” ucap dr. Cecep.
“Perbanyak kalium kayak pisang dan bayam. Kalium bantu tubuh ngeluarin kelebihan garam lewat saluran pipis. Walau gerakan diam ini bagus buat nurunin tahanan pembuluh darah, olahraga kardio kayak jalan cepat tetep dibutuhin buat jantung kita,” katanya.
Selain itu, gerakan tersebut juga harus dibarengi dengan manajemen stres dan pemenuhan waktu tidur yang cukup selama tujuh hingga delapan jam setiap malam.
“Stres dan kurang tidur bikin saraf tegang. Usahain tidur 7-8 jam sehari biar pembuluh darah bisa istirahat optimal. Kalau tensi sering di atas 140/90 mmHg biarpun udah ubah pola hidup. Ingat, gerakan ini Bukan alasan buat stop obat darah tinggi dari dokter ya,” ujarnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.