Pernah gatal-gatal, eksim kumat, atau kulit kemerahan setelah minggu yang berat atau kurang tidur? Saat otak bekerja terlalu keras, kemampuan kulit untuk melindungi dirinya bisa menurun. Ini membuat kulit jadi susah seimbang dan gampang meradang.
Tenang, coba kelola stres jangka panjang lewat meditasi atau yoga. Perbaiki juga asupan makanan dengan menghindari makanan olahan dan pemanis buatan, serta perbanyak konsumsi buah dan lemak sehat seperti minyak zaitun.
Stres sangat berkaitan erat dengan jerawat, terutama pada perempuan. Stres bisa mengacaukan hormon yang akhirnya memicu produksi sebum (minyak) berlebih di wajah.
Untuk menangkalnya, coba kamu sediakan waktu 5-10 menit sehari untuk relaksasi atau olahraga secara rutin. Untuk jerawatnya, kamu bisa menggunakan obat totol jerawat (spot treatment) yang mengandung asam salisilat (salicylic acid) di malam hari. Tapi ingat, jangan pakai berlebihan agar kulit tidak kering!
Saat stres, terkadang kamu tanpa sadar suka mencabuti rambut atau menggigit kuku. Stres juga bisa membuat kulit kepala bermasalah dan rambut lebih gampang rontok.
Nah, cara mengatasinya, hindari mandi dengan air yang terlalu panas agar kulit kepala tidak semakin rusak. Pastikan kamu makan makanan bergizi dan rutin berolahraga. Namun, jika kondisinya parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit karena bisa jadi ada kondisi medis lain.