
Bang Sap menambahkan, kelalaian dalam perawatan juga dapat menyebabkan sendok kayu mengalami kerusakan fisik. Bahkan, sendok kayu bisa terkontaminasi jamur yang sulit dihilangkan.
“Makanya, sendok kayu bisa bau, berubah warna, retak, bahkan berjamur. CDC menyebut kalau jamur bisa tumbuh pada material kayu di kondisi lembab. EPA juga menekankan jamur pada material berpori sulit dibersihkan karena masuk ke celah-celah material. Sendok kayu yang masih halus, kering, dan tidak berjamur, masih aman digunakan," tutur Bang Sap.
Banyak orang kerap bingung menentukan masa pakai ideal dari alat makan berbahan kayu. Terkait hal ini, ia menekankan pentingnya mengevaluasi kondisi fisik sendok secara berkala ketimbang mengacu pada patokan waktu tertentu.
“Terus, berapa lama sendok kayu aman untuk dipakai? Tidak ada jawaban yang mutlak. Kalau masih bagus, boleh lanjut, kalau sudah retak, ganti. Mau pakai bahan apa pun sebenarnya sama aja. Pinter-pinter kita aja mau ngerawatnya bagaimana,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.