Bagi anak-anak, presentasi visual adalah segalanya. Sayuran yang dipotong biasa mungkin kurang menggugah selera mereka. Coba gunakan cetakan kue (cookie cutter) untuk membentuk wortel, lobak, atau mentimun menjadi bentuk bintang, bunga, atau hewan lucu. Makanan yang terlihat seperti mainan biasanya jauh lebih menarik perhatian anak.
Anak-anak cenderung lebih bersemangat memakan hidangan yang mereka rasa ikut mereka buat. Ajak anak ikut berbelanja dan biarkan mereka memilih satu jenis sayuran baru untuk dicoba.
Sesampainya di rumah, ajak mereka dalam tugas memasak yang sederhana dan aman, seperti mencuci sayur, memetik daun bayam, atau mengaduk saus. Rasa bangga karena ikut berkontribusi biasanya bisa mengalahkan rasa enggan mereka untuk makan.
Jangan buru-buru menyerah kalau anak menolak pada percobaan pertama atau kedua. Para ahli mengatakan bahwa anak-anak terkadang butuh belasan kali paparan terhadap makanan baru sebelum mereka benar-benar mau menerimanya. Tetap tawarkan sayuran secara rutin dan santai tanpa perlu memaksa atau mengancam.
Semangat mencoba trik ini di rumah, ya! Semoga drama makan sayur perlahan-lahan berkurang dan si kecil tumbuh menjadi anak yang sehat dan doyan makan.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.