Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 Makanan yang Ampuh Turunkan Kolesterol versi Dokter Jantung

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 12 Juli 2026 |09:10 WIB
2 Makanan yang Ampuh Turunkan Kolesterol versi Dokter Jantung
2 Makanan yang Ampuh Turunkan Kolesterol versi Dokter Jantung (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Menjaga kadar kolesterol tetap normal tidak hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi juga pola makan sehari-hari. Menurut ahli jantung dan ahli gizi, ada dua jenis makanan sederhana yang terbukti membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Karena itu, memilih makanan yang tepat menjadi langkah penting untuk mengendalikan kadar kolesterol secara alami.

Dokter spesialis kardiologi preventif, Dr. Tracy Paeschke, menjelaskan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi konsumsi makanan yang dapat meningkatkan kolesterol, seperti lemak trans, lemak jenuh, dan minyak tropis.

"Setelah itu, barulah fokus menambahkan makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol," jelasnya dilansir dari laman Prevention.

Sementara itu, ahli gizi kardiologi preventif Michelle Routhenstein, MS, RD, CDCES, mengatakan bahwa makanan yang kaya serat larut, lemak tak jenuh, dan senyawa polifenol mampu membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.

Makanan Penurun Kolesterol

1. Kacang-kacangan

Salah satu makanan yang paling direkomendasikan adalah kacang-kacangan tanpa garam, seperti almond, kenari, pistachio, dan mete.

Dr. Paeschke menyarankan konsumsi sekitar sepertiga cangkir kacang setiap hari sebagai camilan sehat.

Menurut tinjauan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients, konsumsi kacang secara rutin terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), trigliserida, hingga apolipoprotein B, yaitu protein yang berperan dalam pembentukan plak di pembuluh darah.

Tak hanya itu, kebiasaan mengonsumsi kacang juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah serta risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

2. Lentil

Jika sudah terbiasa mengonsumsi kacang-kacangan, Routhenstein menyarankan untuk menambahkan lentil ke dalam menu harian.

Lentil merupakan sumber serat larut dan protein nabati yang juga kaya magnesium, kalium, serta seng. Kombinasi nutrisi tersebut tidak hanya membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, tetapi juga mendukung tekanan darah tetap stabil.

Serat larut dalam lentil bekerja dengan mengikat kolesterol dan asam empedu di dalam usus sehingga lebih banyak dikeluarkan melalui sistem pencernaan. Akibatnya, kadar kolesterol LDL dapat menurun jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients juga menunjukkan bahwa konsumsi lentil setiap hari mampu membantu menurunkan kadar kolesterol total maupun kolesterol LDL.

Pola makan tetap menjadi kunci

Selain menambahkan kacang-kacangan dan lentil ke dalam menu sehari-hari, para ahli menekankan pentingnya menjaga pola makan secara keseluruhan.

Mengurangi makanan tinggi lemak jenuh, memperbanyak konsumsi serat, sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta lemak sehat akan memberikan manfaat yang lebih besar dalam menjaga kadar kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement