Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Pola Makan Jadi Pengaruh Munculnya Jerawat?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2026 |13:02 WIB
Benarkah Pola Makan Jadi Pengaruh Munculnya Jerawat?
Ilustrasi jerawat. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Bagi banyak orang mengingat masa-masa berjerawat saat remaja itu rasanya mengganggu. Tapi, penting untuk memahami kenapa jerawat bisa muncul sejak awal. Jerawat diyakini muncul karena kombinasi beberapa hal: produksi minyak berlebih di kulit, pori-pori tersumbat, bakteri, dan peradangan. 

Dikutip dari Harvard Health Publishing, perubahan hormon (yang terjadi saat masa pubertas atau karena kondisi seperti sindrom ovarium polikistik) serta siklus menstruasi punya dampak besar pada jerawat karena memengaruhi produksi minyak. 

Beberapa obat juga bisa menyebabkan jerawat, dan produk rambut, riasan, serta produk lain yang dioleskan ke kulit bisa ikut menyumbat pori-pori. Faktor genetik, polusi, kebiasaan merokok, dan stres juga sering disebut sebagai penyebab atau pemicunya.

Nah, dari situlah muncul kemungkinan bahwa pola makan itu juga berpengaruh. Makanan tertentu bisa memicu peradangan di seluruh tubuh, dan ini mungkin memicu timbulnya jerawat.

Selain itu, pola makan bisa memengaruhi hormon yang ujung-ujungnya memperparah jerawat. Contohnya, susu dan makanan tinggi gula bisa menyebabkan lonjakan kadar insulin, yang akan mengubah hormon lain dan berdampak pada kulit. 

Beberapa riset bahkan sudah mengaitkan susu dan protein whey dengan jerawat.Meskipun ada berbagai kemungkinan ini, belum ada kesepakatan medis yang pasti bahwa sekadar mengubah pola makan adalah cara yang ampuh untuk mengatasi jerawat.

Sebuah studi baru di jurnal medis JAMA Dermatology membandingkan hasil survei pola makan harian dari 24.000 lebih orang dewasa (rata-rata usia 57 tahun). Peneliti menemukan adanya kaitan antara peluang memiliki jerawat saat ini dengan konsumsi:

  • Makanan tinggi lemak (termasuk susu dan daging)
  • Makanan dan minuman manis
  • Pola makan yang menggabungkan asupan tinggi lemak dan tinggi gula.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement