
Lantas, dengan kesamaan produsen, apakah barang white label sama dengan produk tiruan? Jawabannya tidak karena white label merupakan praktik bisnis yang legal dan umum digunakan di berbagai negara.
Selama ada kerja sama resmi antara pemilik merek dan produsen, produk white label tidak dapat disamakan dengan barang tiruan atau palsu. Yang membedakan satu brand dengan brand lainnya biasanya terletak pada konsep, kemasan, pengalaman pelanggan, strategi pemasaran, hingga nilai yang dibangun di balik produk tersebut.
Kehadiran white label sendiri memicu pro dan kontra di masyarakat. Bagi pihak yang mendukung, white label dinilai sebagai langkah efisien yang memungkinkan pelaku usaha fokus pada pengembangan merek, pemasaran, dan pengalaman pelanggan tanpa harus mengeluarkan investasi besar untuk fasilitas produksi.
Bagi banyak UMKM dan brand rintisan, white label menjadi pintu masuk untuk membangun bisnis dengan risiko yang lebih rendah. Mereka dapat menguji pasar terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengembangkan produk secara mandiri.
Selain itu, banyak pihak beranggapan bahwa kekuatan sebuah brand tidak hanya terletak pada proses produksi, tetapi juga pada kemampuan membangun identitas, komunitas pelanggan, hingga layanan yang diberikan kepada konsumen.
Dalam praktik global, model white label bahkan digunakan oleh banyak perusahaan besar. Karena itu, pendukungnya menilai konsep ini merupakan bagian normal dari ekosistem bisnis modern.
Di sisi lain, kritik terhadap white label muncul ketika konsumen merasa sebuah merek menjual citra eksklusif atau seolah-olah memiliki inovasi khusus. Padahal, produknya diproduksi oleh pihak yang sama dengan merek lain.
Sebagian kalangan menilai fenomena ini dapat mengurangi nilai kreativitas dan diferensiasi produk. Mereka mempertanyakan apakah sebuah brand layak dibanderol dengan harga premium jika formula atau produknya serupa dengan yang digunakan banyak merek lain.
Kritik juga muncul terkait transparansi. Beberapa konsumen berharap brand lebih terbuka mengenai proses produksi agar pelanggan dapat memahami apa yang sebenarnya mereka beli.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.