Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stop Normalisasi Sarapan Ini, Begini Kata Nadia Alaydrus

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2026 |08:00 WIB
Stop Normalisasi Sarapan Ini, Begini Kata Nadia Alaydrus
Ilustrasi makanan yang tak baik untuk sarapan. (Foto: dok Freepik/benzoix)
A
A
A

JAKARTA - Makanan dan minuman yang sering dikira baik dikonsumsi pada pagi hari ternyata diam-diam bisa membuat metabolisme rusak. Lewat Instagram pribadinya, dokter kecantikan sekaligus selebgram Nadia Alaydrus membagikan edukasi soal makanan dan minuman yang tak baik dikonsumsi untuk sarapan. 

Penasaran apa saja? Yuk simak.

1. Cereal

Cereal yang biasa dikonsumsi dengan campuran susu ternyata menyimpan gula yang tinggi sehingga menyebabkan lonjakan insulin. Tentunya hal ini akan berdampak pada fatty liver atau penumpukan lemak berlebih pada hati (5 sampai 10 persen), serta meningkatkan risiko jantung.

2. Donat dan Roti Manis

Di dalam roti manis dan donat ada campuran tepung, gula, dan lemak trans yang mempercepat inflamasi dan meningkatkan kolesterol jahat. So, kalau kamu menganggap sarapan roti manis itu baik, sebaiknya mulai dikurangi ya.

3. Granola Bar

Meski terlihat menyehatkan dan praktis dikonsumsi di pagi hari, namun, kata dr. Nadia, ternyata granola bar sering mengandung hidden sugar yang bikin energi cepat drop dan merasa lapar. 

4. Jus Buah

Minuman yang kamu kira menyehatkan, ternyata tak selalu begitu. Menurut dr. Nadia, jus buah tanpa serat bikin fruktosa atau gula alami langsung ke hati dan berisiko jadi lemak. 

5. Kopi Manis Kekinian

Pecinta kopi biasanya susah skip kebiasaan ini. Kopi manis kekinian tak baik dikonsumsi saat sarapan, karena gula dan sirupnya tinggi kalori, sehingga bisa ganggu hormon dan bikin insulin spike atau kadar insulin di dalam darah melonjak tinggi.

6. Yoghurt dengan Aneka Rasa

Kamu suka minum yoghurt dengan aneka rasa? Hati-hati, yoghurt kemasan sering menyimpan tambahan gula yang tinggi, sehingga efeknya mirip dessert, dan bukan sarapan sehat.

7. Sosis/ Daging Olahan

Hindari mengonsumsi sosis atau daging olahan untuk sarapan. Dokter Nadia mengungkapkan bahwa makanan ini mengandung sodium yang tinggi dan pengawet, sehingga bisa meningkatkan inflamasi dan risiko penyakit jantung. 

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement