Hingga kini, penyebab pasti PCOS belum diketahui. Namun faktor genetik diduga berperan, terutama jika ada riwayat keluarga dengan PCOS atau diabetes tipe 2. Selain itu, faktor gaya hidup dan kondisi metabolik juga dapat memperburuk gejala.
PCOS biasanya didiagnosis jika seseorang mengalami setidaknya dua dari tiga kondisi. Pertama, kadar androgen tinggi atau tanda fisik seperti jerawat dan pertumbuhan rambut berlebih.
Kedua, siklus menstruasi tidak teratur atau tidak terjadi ovulasi. Ketiga, gambaran ovarium polikistik pada pemeriksaan USG.
Meski tidak ada obat yang dapat menyembuhkan PCOS secara total, gejalanya dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup, obat hormonal, serta terapi kesuburan bila diperlukan. Pola hidup sehat seperti menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga menjadi bagian penting dalam pengelolaan PCOS. Dalam beberapa kasus, dokter juga dapat memberikan terapi hormonal atau obat untuk membantu mengatur siklus menstruasi dan mengurangi gejala.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.