Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan saat Menyimpan Daging Kurban

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |12:02 WIB
Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan saat Menyimpan Daging Kurban
Kesalahan saat menyimpan daging kurban di rumah. (Foto: dok Pinterest)
A
A
A

JAKARTA - Hari Raya Iduladha waktunya menyantap daging kurban bersama keluarga. Menyimpan daging kurban di rumah, terutama setelah mendapat pembagian daging kurban sangat perlu diperhatikan. Salah sedikit saja, daging bisa cepat membusuk, berbau prengus menyengat, atau justru kehilangan nutrisinya.

Daging yang akan dimasak dan dikonsumsi harus tetap terjaga nutrisi dan kesegarannya. Untuk itu, hindari beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan saat menyimpan daging kurban di rumah.

1. Cuci Daging sebelum Disimpan

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Banyak orang mengira mencuci daging akan membersihkannya dari kuman. Padahal, menurut pakar kesehatan, mencuci daging mentah sebelum disimpan justru akan menambah kadar air dan kelembapan. Cukup bersihkan kotoran yang menempel dengan tisu dapur bersih, lalu langsung simpan. Cuci daging hanya saat akan dimasak.

2. Langsung Masukkan Daging ke Freezer

Memasukkan daging kambing yang masih segar (berada di suhu ruang) langsung ke dalam pembeku (freezer) secara mendadak bisa merusak kualitasnya. Perubahan suhu yang terlalu ekstrem membuat otot daging berkontraksi hebat (cold shortening), sehingga tekstur daging menjadi sangat alot saat dimasak nanti.

Jadi, lakukan proses "pendinginan bertahap". Masukkan daging ke dalam kulkas bawah (chiller) terlebih dahulu selama 2–4 jam hingga suhunya turun merata, baru kemudian pindahkan ke dalam freezer.

3. Simpan Daging dalam Kantong Plastik Hitam

Plastik kresek berwarna hitam (terutama hasil daur ulang) sering kali mengandung zat kimia berbahaya. Jika menempel pada daging yang basah, zat kimia tersebut bisa bermigrasi ke dalam daging kurban.

Solusinya, kamu bisa pindahkan daging ke dalam wadah kedap udara (food container) berbahan plastik food grade atau bungkus dengan wadah ramah lingkungan.

4. Tidak Membagi Daging per Porsi Masak 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement