Terkait data fatalitas, dr. Inke mengakui bahwa laporan kematian di Indonesia masih sulit dipetakan secara akurat karena keterbatasan data perjalanan penyakit pasien setelah diagnosis. Namun, ia merujuk pada data di Malaysia sebagai peringatan.
"Kalau untuk dari Malaysia, kematiannya itu satu di tahun ini. Tetapi tentunya dari tahun-tahun sebelumnya, kasus kematiannya juga dilaporkan lebih tinggi daripada sebelumnya," pungkasnya.

Sebagai informasi, Malaria Knowlesi sendiri merupakan penyakit malaria yang disebabkan oleh parasit plasmodium knowlesi yang menginfeksi monyet dan tertular kepada manusia melalui gigitan nyamuk yang membawa parasit tersebut dari monyet.
Penyakit ini biasanya terjadi di wilayah yang dekat dengan hutan atau di lingkungan masyarakat yang terbiasa masuk ke dalam hutan. Namun, hanya jenis nyamuk tertentu seperti Anopheles yang bisa membawa atau mendistribusikan penularan virus tersebut dari monyet kepada manusia.
Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, penularan Malaria Knowlesi tidak bina terjadi antara manusia kepada manusia.
Penularan hanya bisa terjadi jika ada tiga faktor yaitu monyet yang terinfeksi, nyamuk yang mendistribusikan parasit serta manusia itu sendiri. Penyakit ini juga hanya bisa ditularkan oleh nyamuk dan tidak bisa ditularkan secara kontak langsung oleh monyet apalagi melalui udara.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.