Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos atau Fakta: Cairan Keringat Mengandung Zat Berbahaya bagi Tubuh

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |07:03 WIB
Mitos atau Fakta: Cairan Keringat Mengandung Zat Berbahaya bagi Tubuh
Mitos atau Fakta: Cairan Keringat Mengandung Zat Berbahaya bagi Tubuh (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Banyak orang menganggap keringat sebagai cairan tubuh yang membawa zat berbahaya atau racun keluar dari dalam tubuh. Namun, benarkah demikian? Influencer kesehatan sekaligus dokter, Tirta Mandira Hudhi, memberikan penjelasannya terkait anggapan tersebut.

Penjelasan itu disampaikan dr. Tirta melalui unggahan video di kanal YouTube miliknya, Tirta PengPengPeng.

Dalam video tersebut, dr. Tirta menjelaskan bahwa keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk membantu mengatur suhu agar tetap stabil, baik saat cuaca panas maupun dingin.

Salah satunya ketika tubuh berada di lingkungan yang panas, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk membantu menjaga suhu kulit tetap aman dan mencegah heat stroke atau sengatan panas berlebih.

“Kalau misal kamu kepanasan ya, tubuh itu akan perlahan menstabilkan suhu tubuh biar kita enggak kena heat stroke, maka tubuh akan berkeringat, biar suhu tubuhnya turun. Karena keringat itu mengeluarkan panas. Kedua, keringat itu juga mengeluarkan panas tubuh dari energi akibat aktivitas fisik yang tinggi,” kata dr. Tirta.

Dokter Tirta

Ia menjelaskan bahwa keringat pada dasarnya merupakan cairan tubuh yang keluar secara alami dan bukan sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan.

“Jadi keringat itu yang keluar cairan. Bukan hal buruk. Ya cairan dan elektrolit keluar lewat keringat, garam dan kalsiumnya. Kalau semakin berkeringat, maka kemungkinan kita kekurangan cairan akan tinggi. Bahkan ketika kita tidur, kita tuh berkeringat karena itu mekanisme penguapan cairan tubuh,” jelasnya.

Menurut dr. Tirta, justru tubuh yang tidak berkeringat saat cuaca panas atau setelah aktivitas fisik berat bisa berisiko mengalami overheat karena panas di dalam tubuh tidak dikeluarkan dengan baik.

“Jadi bukan hal buruk yang dikeluarkan keringat. Kamu kalau enggak keringetan itu tubuhmu overheat. Bayangin kalau enggak mau keringetan,” pungkas dr. Tirta.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement