Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos atau Fakta: Berhenti Pakai Skincare Abal-Abal, Kulit Otomatis Kembali Normal?

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |13:05 WIB
Mitos atau Fakta: Berhenti Pakai Skincare Abal-Abal, Kulit Otomatis Kembali Normal?
Bahaya skincare abal-abal. (Foto: Freepik)
A
A
A

MARAKNYA skincare dengan klaim glowing instan masih menjadi daya tarik besar di masyarakat. Harga murah dan hasil cepat membuat banyak orang tergiur mencobanya, tanpa benar-benar memahami kandungan maupun risiko jangka panjang yang bisa ditimbulkan pada kulit.

Padahal, tidak ada proses memutihkan kulit secara instan yang benar-benar aman secara medis. Alih-alih membuat kulit sehat, penggunaan skincare abal-abal justru dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memicu berbagai masalah serius.

10 Cara Menghilangkan Jerawat Batu

1. Bahaya Skincare Abal-Abal

Skincare abal-abal bisa membuat wajah menjadi berjerawat parah, iritasi, hingga hiperpigmentasi yang sulit disembuhkan. Banyak pengguna skincare berbahaya akhirnya menghentikan penggunaannya.

Namun, apakah saat produk berbahaya itu berhenti digunakan, kondisi kulit bisa langsung kembali normal? Dokter Spesialis Kulit dari Rumah Sakit Columbia Asia Hospital Pulomas, dr. Zahreza Maya Sari Nasution, Sp.DVE, dalam program Morning Zone di Youtube official Okezone, pun memberikan pejelasannya.

dr. Maya menjelaskan bahwa kulit yang sudah rusak usai memakai skincare abal-abal tak bisa langsung kembali normal. Butuh perawatan dan penanganan khusus untuk memulihkan kulit yang telah mengalami kerusakan akibat paparan bahan berbahaya dalam jangka waktu tertentu.

“Enggak mungkinlah (langsung kembali normal), enggak mungkin banget. Ya enggaklah, harus ada treatment-treatment tertentu untuk menormalkan kulit yang sudah Anda sakiti,” ujar dr. Maya dalam program Morning Zone.

“Kadang ada beberapa hal yang tak bisa sembuh, kalau jerawat susah sembuh,” lanjutnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement