Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Segera Hadir, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |20:00 WIB
Segera Hadir, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri
HUAWEI WATCH FIT 5 Series hadir dengan menggabungkan desain stylish dengan teknologi Ultra Health dan Sports Features. (Foto: dok Ist)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah meningkatnya kasus diabetes, satu fakta yang semakin mengkhawatirkan adalah pergeseran usia penderita yang kini semakin muda. Berbagai studi menunjukkan bahwa diabetes tidak lagi didominasi kelompok usia lanjut, tetapi mulai banyak ditemukan pada usia produktif, bahkan sejak usia 20–40 tahun.

Sebuah studi yang dipublikasikan melalui PubMed mengungkap bahwa kasus early-onset diabetes (diabetes usia muda) di Indonesia terus meningkat, dengan banyak kasus yang bahkan belum terdiagnosis pada kelompok usia muda.

Hal ini diperkuat oleh riset lain yang menunjukkan adanya tren kenaikan diabetes tipe 2 pada remaja dan dewasa muda, yang dipicu oleh gaya hidup sedentari, obesitas, serta pola makan tinggi gula.

Lebih lanjut, data global juga mencatat bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai lebih dari 20 juta orang dan terus meningkat secara signifikan dalam dua dekade terakhir.

Kondisi ini menegaskan satu hal: banyak orang merasa sehat, padahal risiko sudah mulai berkembang tanpa disadari. Inilah yang membuat diabetes sering disebut sebagai silent killer.

Sebagai salah satu pemimpin global di industri wearable, Huawei terus menghadirkan inovasi berbasis riset untuk menjawab tantangan kesehatan modern.

Dengan posisinya sebagai salah satu brand wearable terdepan secara global, Huawei secara konsisten mengembangkan fitur kesehatan yang semakin relevan, termasuk melalui kehadiran HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Khusus untuk varian Pro, smartwatch ini menghadirkan inovasi Industry First Diabetes Risk Study yang dirancang untuk membantu pengguna memantau risiko diabetes secara lebih proaktif.

Karena itu, pendekatan proaktif menjadi semakin penting, bukan menunggu gejala muncul, tetapi memahami kondisi tubuh lebih awal melalui pemantauan yang konsisten.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement