Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Social Quotient Gelar Leadership and Liberation in Heels, Soroti Peran Perempuan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |14:18 WIB
Social Quotient Gelar Leadership and Liberation in Heels, Soroti Peran Perempuan
Social Qutient dan Happy Hearts Indonesia gelar Leadership and Liberation in Heels. (Foto: dok Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Social Quotient Indonesia bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia sukses menyelenggarakan Leadership & Liberation in Heels di Kuningan City Ballroom, Jakarta, pada Rabu (29/4). Mengusung tema Women in Focus, forum ini menjadi ruang dialog lintas sektor yang menempatkan perempuan sebagai pusat pembahasan di tengah dinamika sosial dan profesional yang terus berkembang.

Acara ini mengangkat berbagai diskusi penting mengenai kepemimpinan perempuan, pemberdayaan, serta ekspresi diri di era modern. Lebih dari sekadar wadah berbagi pengalaman, forum ini juga menjadi ruang reflektif untuk menelaah tantangan nyata yang dihadapi perempuan, mulai dari akses terhadap pendidikan, hambatan struktural di dunia kerja, hingga tuntutan dalam menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional.

Direktur Social Quotient Manbir Chyle menekankan pentingnya menciptakan ruang dialog yang inklusif dan terbuka. “Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya merayakan pencapaian perempuan, tetapi juga mengakui kompleksitas tantangan yang mereka hadapi. Dari situ, dialog yang bermakna dapat berkembang menjadi kolaborasi yang konkret,” ujarnya.

Diskusi utama menghadirkan Yenny Wahid, Nurul Izzah Anwar, Uni Lubis, Nia Reviani dan Gita Sjahrir sebagai pembicara. Yenny Wahid menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mendorong toleransi dan inklusivitas di tengah perubahan sosial.

Nurul Izzah berbagi perspektif mengenai bagaimana pendidikan dan pengalaman pribadi membentuk kesadaran terhadap isu-isu perempuan. Sementara itu, Gita Sjahrir membahas peran perempuan yang terus berkembang di berbagai sektor industri yang selama ini didominasi oleh laki-laki.

Sesi talk show interaktif berlangsung selama 60 menit dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta. Acara juga dimeriahkan dengan jamuan makan malam serta peragaan busana dari tiga desainer lokal, dengan hasil penjualan koleksi yang ditampilkan didedikasikan untuk mendukung program-program Happy Hearts Indonesia.

Ratusan tamu undangan turut hadir, termasuk kalangan eksekutif, perwakilan pemerintah, pimpinan sektor swasta, serta media. Melalui forum ini, diharapkan diskusi mengenai isu perempuan tidak berhenti pada perayaan simbolik semata, tetapi berlanjut menjadi upaya kolektif yang berkelanjutan dalam mewujudkan masa depan yang lebih setara dan inklusif.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement