Namun, hal tersebut berlaku jika kondisi GERD atau asam lambung yang diderita tidak terlalu parah. Jika kondisinya sudah kronis atau cukup berat, maka intermittent fasting tidak dianjurkan.
“Kurang dianjurkan untuk orang yang mengalami gangguan asam lambung yang kronis. Pada penderita seperti ini, biasanya dianjurkan makan lebih sering dengan porsi kecil,” tutur dr. Tirta.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi metabolisme tubuh terlebih dahulu sebelum menjalani diet atau intermittent fasting.
“Intermittent fasting, diet karnivor, diet vegetarian selalu kenali metabolisme tubuhmu dan karakter tubuhmu,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.