Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Glaukoma: Gejala, Faktor Risiko, hingga Jenis-jenisnya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2026 |13:21 WIB
Mengenal Glaukoma: Gejala, Faktor Risiko, hingga Jenis-jenisnya
Mengenal Glaukoma: Gejala, Faktor Risiko, hingga Jenis-jenisnya (Foto: Freepik)
A
A
A

Diagnosis glaukoma biasanya dilakukan melalui sejumlah pemeriksaan mata, seperti pengukuran tekanan bola mata (tonometri), pemeriksaan struktur saraf optik menggunakan Optical Coherence Tomography (OCT), pemeriksaan lapang pandang atau visual field test, serta pemeriksaan sudut drainase mata (gonioskopi).

Kombinasi pemeriksaan tersebut membantu dokter mendeteksi penyakit lebih awal, memantau perkembangan kondisi, serta menentukan terapi yang tepat untuk mengontrol tekanan bola mata dan mencegah kerusakan saraf optik lebih lanjut.

Pemeriksaan mata secara berkala sangat dianjurkan, terutama bagi individu dengan faktor risiko seperti usia di atas 40 tahun, riwayat keluarga dengan glaukoma, serta penderita penyakit sistemik seperti diabetes dan hipertensi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement