2. Glaukoma Primer Sudut Tertutup (Angle-Closure Glaucoma)
Berbeda dengan jenis sebelumnya, tipe ini dapat muncul secara tiba-tiba dan menimbulkan gejala seperti nyeri mata hebat, mata merah, sakit kepala, mual, serta penglihatan kabur. Kondisi ini termasuk kegawatdaruratan medis yang memerlukan penanganan segera.
3. Glaukoma Kongenital
Jenis ini terjadi pada bayi atau anak-anak akibat kelainan bawaan pada sistem aliran cairan mata.
4. Glaukoma Sekunder
Glaukoma sekunder muncul sebagai akibat dari kondisi lain, seperti cedera mata, penggunaan steroid jangka panjang, diabetes, atau penyakit mata tertentu.
Memahami perbedaan jenis glaukoma penting karena metode pemeriksaan dan penanganannya dapat berbeda pada setiap pasien.
Dokter mata subspesialis glaukoma di JEC Eye Hospitals and Clinics, Zeiras Eka Djamal, menjelaskan bahwa kerusakan penglihatan akibat glaukoma bersifat permanen sehingga pencegahan melalui deteksi dini menjadi sangat penting.
Glaukoma bahkan sering disebut sebagai silent thief of sight karena kerusakan saraf optik berlangsung perlahan tanpa gejala yang jelas.