Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek: Tak Boleh Makan Bubur hingga Membersihkan Rumah

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Selasa, 17 Februari 2026 |15:47 WIB
Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek: Tak Boleh Makan Bubur hingga Membersihkan Rumah
Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek: Tak Boleh Makan Bubur hingga Membersihkan Rumah (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya identik dengan berkumpul bersama keluarga atau menikmati makanan khas. Ada juga beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan karena diyakini membawa pengaruh pada keberuntungan di tahun yang akan datang.

Menurut tradisi Tionghoa yang turun-temurun, apa yang dilakukan sejak awal tahun baru dapat mencerminkan nasib dan keberuntungan yang akan datang. Dalam budaya ini, orang Tionghoa percaya bahwa perilaku dan ucapan mereka selama hari pertama Imlek hingga hari ke-15 lunar harus dijaga agar memberikan energi positif di tahun yang baru.

Berikut sederet kebiasaan yang dianggap tabu dan sebaiknya dihindari selama periode Tahun Baru Imlek:

Tidak Minum atau Menyeduh Obat

Pada hari pertama Tahun Baru Imlek, mengonsumsi obat atau menyeduh ramuan obat dianggap membawa kesialan berupa sakit yang berlanjut sepanjang tahun. Bahkan di beberapa daerah, botol atau wadah obat sengaja dipecahkan pada tengah malam sebagai simbol mengusir penyakit dari tubuh di tahun berikutnya.

Jangan Membersihkan Rumah

Membersihkan rumah, menyapu, atau membuang sampah pada hari pertama Imlek diyakini sama dengan “menyapu” keberuntungan dan rezeki dari rumah. Karena itu, sebagian orang sengaja menyelesaikan bersih-bersih sebelum malam Tahun Baru agar tidak kehilangan hal baik.

Hindari Kata-Kata Tidak Beruntung

Selama periode Imlek, diimbau untuk menghindari pembicaraan tentang hal-hal negatif seperti kematian, sakit, atau kemiskinan karena diyakini ucapan tersebut dapat “menarik” energi buruk ke dalam tahun yang baru. Oleh karena itu, orang lebih memilih menggunakan istilah atau ungkapan yang lebih positif ketika berbicara.

Jangan Makan Bubur atau Daging untuk Sarapan

Menurut tradisi, bubur dianggap sebagai makanan orang miskin sehingga dimakan pada hari pertama dianggap membuat tahun tersebut “miskin”. Sementara itu, daging pada sarapan hari tersebut juga ditinggalkan sebagai bentuk rasa hormat kepada dewa-dewa yang dipercaya keluar untuk berkunjung dan memberikan berkah pada malam Imlek.

Hindari Mencuci Rambut atau Memotong Rambut

Mencuci rambut atau memotong rambut pada hari pertama Imlek dipercaya dapat “mencuci” atau “memotong” keberuntungan. Kata “rambut” (fa) memiliki bunyi yang sama dalam bahasa Mandarin dengan kata dalam fa cai (makmur), sehingga menghindari aktivitas ini diyakini menjaga kekayaan tetap utuh.

Jangan Mencuci Pakaian

Mirip dengan pantangan mencuci rambut, mencuci pakaian pada awal Tahun Baru Imlek juga dianggap “membuang keberuntungan” karena air melambangkan aliran kekayaan yang keluar dari rumah.

Tidak Menjahit atau Menggunakan Alat Tajam

Hal-hal yang tampak sepele seperti menjahit atau menggunakan gunting dan pisau pada hari pertama dapat dipandang buruk karena alat tajam dikaitkan dengan konflik atau kerusakan dalam rumah tangga di tahun yang baru.

Angpao dengan Jumlah Uang Ganjil

Ketika memberikan angpao, jumlah uang yang ganjil atau memiliki angka 4 biasanya dihindari karena angka-angka tertentu dalam budaya Tionghoa terdengar mirip dengan kata yang berkaitan dengan kematian atau ketidakberuntungan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement