JAKARTA - Artis Prilly Latuconsina beberapa waktu lalu membuat heboh publik karena memasang badge #OpenToWork di akun LinkedIn-nya. Publik langsung ramai berkomentar atas hal tersebut, mulai dari menanggapi dengan candaan hingga kritik serius.
Pasalnya, hal ini jarang dilakukan publik figur seperti dirinya. Apalagi, Prilly selama ini dikenal dengan berbagai kesibukan di industri perfilman.
Setelah beberapa hari dipasang, kabarnya Prilly menerima puluhan ribu tawaran kerja dari HR berbagai perusahaan yang ingin merekrutnya. Prilly saat itu mengungkap bahwa dirinya ingin belajar hal baru, seperti menjadi sales agar dapat bertemu langsung dengan banyak orang dan memahami kebutuhan mereka.
Terkini, Prilly kedapatan berada dalam sebuah promosi pasta gigi. Di mana ia tampak bekerja seolah sebagai sales dalam acara tersebut.
Sontak publik mengaitkan badge #OpenToWork Prilly yang disebut hanya bagian dari promosi pasta gigi tersebut. Namun, apa yang dilakukan Prilly ternyata membuat publik kecewa.
Mereka menilai saat Indonesia sedang krisis lapangan pekerjaan, Prilly justru mencari pekerjaan di LinkedIn yang membuat masyarakat merasa saingannya semakin berat. Terlebih, hal itu ternyata dilakukan hanya untuk promosi sebuah brand.
Warganet menilai permasalahan yang dialami banyak orang soal sulitnya mencari pekerjaan kini justru dijadikan bahan promosi. Hal tersebut diungkap dalam konten TikTok akun anaaprn.
"Sebagai orang yang struggle nyari kerjaan, ini sih ngeselin. Tapi sebagai tim marketing, big applause! Banyak yang kegocek sama campaign-nya," tulis akun tersebut.
Postingan itu pun dipenuhi komentar kekecewaan dari warganet.
"Kayak ngeledekin orang-orang yang lagi berjuang susahnya cari kerja," tulis akun Nengauliaa12.
"Loh, buat campaign pasta gigi? Kok bisa? Mana kemarin sudah terlanjur percaya lagi," tulis akun anodya.
"Sumpah sih kesel sama tuh artis, dia sudah punya segalanya ngapain coba pakai iseng-iseng open to work," tulis akun INFJ_.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)