2. Jenis Masalah Kejiwaan di Indonesia
Menkes Budi Sadikin menjelaskan, masalah kejiwaan yang dialami masyarakat di antaranya depresi disorder, anxiety disorder, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sampai schizophrenia.
“Bisa itu depresi, disorder atau anxiety disorder yang lebih berat ada ada ADHD, schizophrenia ada penyakit-penyakit jiwa itu ada banyak juga,” ucap dia.
3. Persentase Masalah
Meski demikian, ia menegaskan bahwa berdasarkan data hasil screening dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) besutan Presiden Prabowo Subianto masih rendah.
“Angkanya masih di sekitar 5, di bawah 1 persen untuk dewasa dan anak-anak 5 persen,” tegas Budi.
Angka tersebut bisa menjadi patokan bagi pemerintah ke depannya agar bisa membuat kebijakan terkait banyaknya masyarakat yang mengalami masalah kejiwaan. Apalagi WHO sendiri telah mengungkap satu dari 10 penduduk di Indonesia mempunyai masalah kejiwaan.
“Ya, tapi dengan screen ini kita sudah tahu,” cetus dia.
4. Penanganan Jangka Pendek
Sebagai langkah penanganan jangka pendek, pihaknya telah menurunkan tatalaksana penanganan masalah kejiwaan ke tingkap Puskesmas.
Obat-obat khusus kejiwaan serta konsultasi psikologi sudah mulai tersedia di puskesmas. “Kita juga sudah mulai menurunkan karena jiwa itu enggak pernah ada di Puskesmas tata laksananya. Sekarang kita sudah bikin tata laksananya baik yang membutuhkan farmasi, obat-obatan atau yang membutuhkan kan psikologi, konseling,” pungkas dia.
(Rani Hardjanti)