Gula tambahan dan pemanis buatan menjadi faktor lain yang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma. Asupan gula berlebihan dapat menyebabkan dominasi bakteri tertentu di usus, yang pada akhirnya berpotensi merusak lapisan usus.
Ketidakseimbangan mikrobioma ini disebut dapat berkontribusi terhadap peradangan serta berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan sistem pencernaan.
Selain minuman manis dan gula tambahan, ada beberapa jenis konsumsi lain yang juga dapat berdampak negatif pada kesehatan usus jika dikonsumsi berlebihan, antara lain:
Berbagai jenis makanan dan minuman tersebut dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan serta mengganggu keseimbangan bakteri usus. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak makanan terhadap kesehatan usus agar dapat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)