Saat remaja, Valentino kerap memesan pakaian khusus agar bisa menentukan warna dan pola sendiri. Ia juga gemar mengganti kancing blazer miliknya demi tampilan yang lebih sempurna.
Keputusan untuk menjadi desainer muncul setelah ia menonton film musikal Hollywood Ziegfeld Girl (1941), yang menampilkan kostum glamor dan mewah. Meski demikian, Valentino baru mengungkapkan cita-citanya kepada orang tua saat berusia 17 tahun.
Dengan dukungan keluarga, Valentino menempuh pendidikan mode di Milan sebelum melanjutkan studi ke Paris. Ia belajar di École de la Chambre Syndicale de la Couture Parisienne, salah satu sekolah mode paling prestisius di dunia.
“Saya berangkat pada Hari Raya Epifani tahun 1950, bersama keluarga saya yang yakin bahwa Paris berarti api neraka dan kutukan,” ujar Valentino dalam pidato di kampung halamannya pada 2015.
Setelah lulus, Valentino bekerja selama lima tahun bersama Jean Dessès, desainer ternama yang dikenal mendandani keluarga kerajaan Yunani. Ia kemudian bergabung dengan Guy Laroche sebelum akhirnya kembali ke Roma.