Senyawa dalam teh ini dapat mendorong proses pemecahan lemak sekaligus menghambat pembentukan lemak baru. Meski ekstrak teh hijau sering dijumpai dalam bentuk suplemen, penerapan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi tiga hingga empat cangkir teh hijau per hari dinilai memberikan manfaat yang baik.
Konsumsi tiga hingga empat cangkir teh hijau per hari disebut dapat membantu menurunkan berat badan serta mengurangi risiko kondisi metabolik, seperti sindrom metabolik, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Selain efek langsung pada metabolisme dan peradangan, teh hijau juga berpotensi membantu penurunan berat badan secara tidak langsung melalui pengurangan tingkat stres.
Dua komponen dalam teh hijau, yaitu EGCG dan L-theanine, bekerja bersama untuk menenangkan otak dan memicu produksi neurotransmiter yang mendukung rasa relaksasi. Kondisi emosional yang lebih stabil ini dapat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tinggi kalori akibat stres atau kebiasaan makan emosional.
Namun, bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, disarankan untuk membatasi konsumsi teh hijau pada pagi hingga siang hari.
(Rani Hardjanti)