6. Lavender
Meski tidak langsung membuka hidung tersumbat, lavender membantu meredakan peradangan, nyeri sinus, serta meningkatkan kualitas tidur—terutama saat flu mengganggu waktu istirahat.
7. Rosemary
Minyak rosemary memiliki efek anti-inflamasi dan ekspektoran. Kandungan kampernya membantu membuka saluran udara dan mengurangi pembengkakan pada sistem pernapasan.
8. Lemon
Minyak lemon bersifat antibakteri dan antioksidan. Aromanya segar dan sering digunakan untuk membantu menjaga kebersihan udara, terutama saat musim flu.
9. Kemenyan (Frankincense)
Minyak ini membantu merilekskan saluran pernapasan, mengurangi stres, dan meredakan batuk serta dahak. Efek anti-inflamasinya juga mendukung kenyamanan bernapas.
10. Cengkeh
Minyak kuncup cengkeh dikenal sebagai ekspektoran alami yang membantu membersihkan lendir dan meredakan sakit tenggorokan. Selain itu, sifat analgesiknya membantu mengurangi rasa nyeri akibat flu.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)