Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lagi Viral Fenomena Poverty Challenge: Si Kaya yang Pura-Pura Miskin

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Kamis, 01 Januari 2026 |07:10 WIB
Lagi Viral Fenomena Poverty Challenge: Si Kaya yang Pura-Pura Miskin
Lagi Viral Fenomena Poverty Challenge: Si Kaya yang Pura-Pura Miskin (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Belakangan ini terjadi fenomena baru soal tren di media sosial Korea Selatan yang menarik perhatian publik. Fenomena ini adalah orang-orang yang sebenarnya berpenghasilan tinggi justru mengaku miskin atau tidak punya uang.

Tren ini kemudian viral karena gaya komunikasi yang bertolak belakang dengan realita orang-orang tersebut. Mereka biasanya membagikan konten lucu, meme, atau komentar ringan yang menggambarkan diri sulit secara finansial.

Padahal kenyataannya, mereka menikmati gaya hidup mapan dan stabil. Istilah ini menyebar dengan cepat dan dikenal dengan sebutan “poverty challenge.”

Unggahan dengan tagar seperti “saya miskin” atau kalimat serupa sering diposting oleh pengguna yang memiliki pekerjaan stabil, gaji tinggi, atau gaya hidup yang cukup nyaman secara finansial. Mereka mengekspresikan perasaan kekurangan uang bukan karena benar-benar dalam kesulitan, tetapi sebagai bentuk ekspresi humor atau frustrasi terhadap tekanan hidup yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya bisa berupa komentar ringan soal cicilan rumah, biaya hidup yang tinggi, tagihan tak terduga, atau perasaan “kurang”. Padahal secara objektif, mereka masih memiliki standar hidup yang jauh lebih baik dibandingkan kebanyakan orang.

Unggahan seperti ini terkadang memancing rasa empati sesama warganet yang merasa senasib. Namun, ada juga yang merasa orang-orang tersebut menjadikan masalah finansial sebagai lelucon meski tidak benar-benar merasakannya.

Beberapa pengguna media sosial di Korea Selatan memberikan komentar lucu atau mendukung tren tersebut sebagai cara mengekspresikan humor soal tekanan hidup. Namun, ada juga yang mengkritik tren ini karena dinilai berpotensi mengaburkan realitas kesulitan ekonomi yang dialami sebagian orang.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement