Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panduan Mendampingi Anak Saat Menyaksikan Hewan Kurban

Fatihah Delasifa , Jurnalis-Jum'at, 06 Juni 2025 |13:08 WIB
Panduan Mendampingi Anak Saat Menyaksikan Hewan Kurban
Bahaya Anak Usia Dini Menyaksikan Penyembelihan Hewan Kurban, Ganggu Kesehatan Mental (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ternyata berbahaya membiarkan anak usia dini menyaksikan penyembelihan hewan kurban. Saat merayakan Idul Adha, kegiatan melihat penyembelihan hewan kurban sering dilakukan bersama seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.

Para ahli perkembangan anak mengingatkan bahwa membawa anak-anak kecil untuk menyaksikan proses tersebut dapat memiliki dampak psikologis yang mendalam.

Sapi kurban. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

Anak-anak yang usianya belum mencapai tujuh tahun biasanya belum mengembangkan kemampuan kognitif yang diperlukan untuk memahami konsep yang lebih kompleks, seperti arti dari berkurban. Otak mereka masih berkembang, sehingga mereka cenderung menerima informasi secara keseluruhan tanpa mampu membedakan konteks atau makna yang terdapat di balik apa yang mereka saksikan.

"Anak-anak yang di bawah tujuh tahun akan menyerap informasi tanpa filter. Mereka tidak dapat memahami bahwa penyembelihan hewan adalah bagian dari aktivitas ibadah. Yang mereka lihat hanya darah, ketakutan, dan proses pemotongan itu sendiri," ungkap Muslim Mental Health Educator Silmy Risman dalam Instagramnya, Jumat (6/6/2025).

Jelang Idul Adha 2025, Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Mulai Ramai

Melihat proses penyembelihan dapat meninggalkan jejak yang mendalam dalam pikiran anak dan dapat menimbulkan risiko trauma. Efek psikologis ini bisa bermanifestasi dalam bentuk perilaku agresif, ketakutan yang berlebihan, atau bahkan menjadikan kekerasan tampak normal.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement