RIWAYAT pendidikan Taruna Ikrar tengah menjadi pembahasan netizen. Dokter dengan spesialisasi di bidang farmasi, jantung, dan syaraf ini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin 19 Agustus 2024
Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowo membacakan langsung keputusannya untuk mengangkat Taruna Ikrar sebagai Kepala BPOM. Taruna Ikrar akan menggantikan tugas Dr. Dra. L. Rizka Andalusia selaku pelaksana tugas sebagai Kepala Badan POM menggantikan Dr. Ir. Penny Kusumastuti Lukito yang mengakhiri masa jabatannya pada 2023.
Lantas siapa sebenarnya Taruna Ikrar?
Melansir dari berbagai sumber, Senin (26/08/2024), dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. merupakan spesialis di bidang farmasi, jantung, dan syaraf. Dia memiliki latar belakang akademis yang kuat dan pernah menjabat sebagai spesialis laboratorium di Departemen Anatomi dan Neurobiologi di Universitas California di Irvine, Amerika Serikat.
Taruna Ikrar juga dikenal sebagai salah satu pemegang paten metode pemetaan otak manusia sejak 2009. Dia juga pernah menjabat sebagai wakil ketua PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) periode 2000-2003.
Riwayat Pendidikan Taruna Ikrar
1. SD Negeri Karuwisi
2. SMP Negeri 8 Makassar
3. SMA Negeri 1 Makassar
4. Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia, Bachelor of Science (BSc), lulus pada tahun 1994
5. Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia, Dokter (MD), lulus tahun 1997
6. Lulus Pemeriksaan Dokter dari Dewan Nasional Indonesia Medical Licensure, 1998.
7. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Program Magister Ilmu Biomedis dengan Spesialisasi Farmakologi (M Pharm.) lulus pada tahun 2003
8. Fakultas Kedokteran, Universitas Niigata, Jepang, Filsafat Dokter (PhD), (Kardiologi) lulus September 2008
9. Cendekiawan Pascadoktoral, Divisi Ilmu Saraf, Divisi Neurobiologi, Fakultas Kedokteran, University California, Irvine, USA (2008-2013)