SEJUMLAH rempah dan bumbu, seperti jahe dan lada hitam, mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Sekadar informasi, peradangan adalah respons tubuh terhadap infeksi. Namun jika berlebihan bisa menjadi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit seperti diabetes dan kanker.
Untuk mengatasi peradangan, nyatanya tidak melulu harus menggunakan obat kimia. Sebab beberapa herbal dan rempah ternyata memiliki khasiat untuk mengatasi peradangan.
Lantas herbal dan rempah apa sajakah itu? Merangkum dari Healthline, Jumat (9/8/2024) berikut sembilan herbal dan rempah yang dapat membantu mengatasi inflamasi. Yuk disimak!
1. Jahe
Jahe biasa digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, migrain, mual, artritis, dan tekanan darah tinggi. Rempah ini mengandung senyawa aktif seperti ginggerol dan shogaol yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi 1-3 gram jahe per hari dapat menurunkan peradangan.
2. Bawang Putih
Bawang Putih bisa mengatasi artritis, batuk, sembelit, infeksi, dan sakit gigi. Memiliki senyawa sulfur seperti allicin yang memiliki sifat anti-inflamasi. Suplemen bawang putih terbukti menurunkan kadar CRP dan TNF-a, serta meningkatkan antioksidan dalam tubuh. Bawang putih dapat digunakan dalam masakan atau sebagai suplemen.
3. Kunyit

Kunyit adalah rempah dengan kurkumin sebagai senyawa aktif utama yang memiliki sifat anti-inflamasi. Penelitian menunjukkan kurkumin dapat mengurangi peradangan seperti IL-6, hs-CRP, dan MDA, serta memberikan bantuan nyeri pada osteoartritis mirip dengan NSAID.
Karena kunyit mengandung hanya tiga persen kurkumin dan penyerapan tubuhnya rendah, mengonsumsinya bersama lada hitam atau piperin dapat meningkatkan penyerapan kurkumin hingga dua ribu persen.
4. Kapulaga
Kapulaga dapat mengurangi peradangan seperti CRP, IL-6, TNF-a, dan MDA, serta meningkatkan antioksidan. Mengonsumsi tiga gram kapulaga per hari selama 8-12 minggu terbukti menurunkan penanda peradangan pada pradiabetes dan penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD).
5. Lada Hitam
Lada hitam dan senyawa piperin dapat mengurangi peradangan, seperti arthritis dan asma yang telah di uji pada hewan. Piperin mengurangi pembengkakan dan peradangan. Namun, penelitian tentang manfaat anti-inflamasi lada hitam pada manusia masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut.
6. Ginseng
Ginseng telah digunakan sejak lama di Asia dan mengandung ginsenosides dengan efek anti-inflamasi. Mengonsumsi 0,3-4 gram ginseng per hari dapat secara signifikan mengurangi peradangan seperti CRP, IL-6, dan TNF-a. Ginseng bisa dikonsumsi dalam bentuk teh, suplemen kapsul, tablet, atau bubuk.