Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bikin Rusuh di Pesawat, Wanita Ini Dijebloskan ke Penjara 4 Bulan

Janila Pinta , Jurnalis-Senin, 15 Juli 2024 |07:25 WIB
Bikin Rusuh di Pesawat, Wanita Ini Dijebloskan ke Penjara 4 Bulan
Ilustrasi (Foto: Pexels)
A
A
A

SEORANG penumpang wanita harus mendekam di balik jeruji besi setelah divonis hukuman empat bulan kurungan penjara. Hukuman tersebut sebagai konsekuensi atas ulahnya sendiri yang membuat kekacauan dalam sebuah penerbangan.

Melansir Express.co.uk, Emma Woolley (43) asal Warren Avenue, Wakefield, Inggris mengakui kesalahannya saat muncul pertama kali di pengadilan. Ia dilaporkan membuat onar pada penerbangan Jet2 rute Turki menuju Inggris.

Saat diadili di muka sidang, Woolley mengakui kesalahannya yang telah menaiki pesawat dalam keadaan mabuk, merokok di kabin, melakukan tindakan kasar, mengancam, dan aksi tidak terpuji lainnya kepada awak kabin. Hakim pun menjatuhinya hukuman empat bulan penjara.

5 Hal Penting Sebelum Naik Pesawat

"Saya tidak dapat menghindari hukuman kurungan langsung. Pelanggaran jenis ini harus disikapi dengan tindakan pencegahan untuk memastikan orang lain tidak berperilaku seperti yang Anda lakukan," demikian ujar hakim, Ray Singh.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Jet2, Phil Ward menanggapi kasus tersebut. Ia menyatakan hukuman dalam kasus ini seharusnya bisa meningkatkan kesadaran orang-orang agar bertanggung jawab dengan penerbangannya. 

Pihak maskapai menyayangkan sikap segelintir orang yang seringkali mengganggu, terlebih karena pengaruh alkohol yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang lainnya.

 

"Pesan kami kepada mereka sangat sederhana, kami mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap perilaku penumpang yang mengganggu, seperti halnya pengadilan dan dengan bertindak tidak bertanggung jawab, Anda berisiko mendapatkan catatan kriminal dan bahkan hukuman penjara," ungkap Phil Ward menyitir Leeds Live.

6 Etika Dasar di Pesawat yang Harus Dipahami oleh Penumpang

Maskapai kata dia, tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas terhadap penumpang yang mengganggu. Mereka bahkan tak ragu untuk mengeluarkan larangan serta meminta biaya yang harus dibayarkan maskapai karena perilaku penumpang yang mengganggu tersebut. 

Oleh karenanya, kasus ini menjadi contoh nyata bahwa setiap perilaku tidak berkenan dalam penerbangan akan mendapat konsekuensinya.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement