Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Tips Aman Sebelum Perawatan PRP di Klinik Kecantikan, Jangan Diskip!

Annastasya Rizqa , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2024 |11:30 WIB
3 Tips Aman Sebelum Perawatan PRP di Klinik Kecantikan, Jangan Diskip!
Tips Aman Sebelum Perawatan PRP di Klinik Kecantikan (Foto: Freepik)
A
A
A

DALAM beberapa tahun terakhir ini, jenis perawatan Platelet-Rich Plasma (PRP) atau vampire facial memang sedang digemari para penggiat kecantikan terutama oleh banyak wanita.

Hal ini lantaran, PRP menawarkan manfaat untuk memperbaiki dan mempercepat regenerasi tekstur kulit dari bekas jerawat, luka hingga stretch mark. 

Sama seperti melakukan perawatan jenis lainnya di klinik kecantikan,  PRP juga membutuhkan prosedur khusus dan tak boleh asal-asalan. Penting pula masyarakat untuk memilih klinik kecantikan yang tepat bila hendak melakukan perawatan PRP.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan PRP agar dapat mencapai skin goal tanpa mengkompromikan keamanan? Simak penjelasan dari Wakil Direktur dan Pelatihan ZAP, dr. Dara Ayuningtyas, Dipl.AAAM, berikut ini, Selasa (9/7/2024)

1. Pastikan steril: Standar keamanan dan kesehatan ketika melakukan prosedur invasif sangat penting demi mencegah potensi penularan penyakit, termasuk HIV. Untuk itu, mediator atau alat yang akan digunakan harus selalu baru dan steril untuk mencegah paparan antarpasien. 

Tiga jenis alat yang umum dipakai sebagai mediator untuk pengaplikasian PRP adalah Vital Injector, Airmeso, dan Microneedling. Jarum yang digunakan harus selalu dalam keadaan baru dan diperuntukkan sekali pakai untuk setiap satu pelanggan. 

Hal ini dimaksudkan agar tidak ada risiko kontaminasi dari pasien lain. Selain itu, asepsis antisepsis dilakukan sebelum tindakan untuk mencegah terjadinya kontaminasi.

 

2. Pilih klinik terpercaya dan berizin resmi: Memilih klinik yang berizin resmi menjadi faktor yang wajib dan tak bisa ditawar.  Penting bagi pelanggan untuk melakukan riset sebelum memilih klinik. Periksa kredibilitas klinik melalui testimoni pelanggan sebelumnya atau melihat ulasan online.

Pastikan klinik tersebut memiliki izin operasional yang sah dari Dinas Kesehatan setempat untuk menjamin bahwa prosedur yang dilakukan sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan yang ditetapkan. 

Selain itu, produk dan obat yang digunakan juga harus tersertifikasi oleh BPOM untuk memastikan keamanan pelanggan. Tak kalah penting, tenaga medis yang menangani pasien wajib memiliki kualifikasi dan sertifikasi yang memadai untuk melakukan prosedur PRP.

 

3. Jaga kebersihan pasca perawatan: Tidak hanya selama prosedur, tetapi juga setelahnya. Pasien harus menjaga kebersihan area yang telah dirawat dan mengikuti instruksi dokter untuk menghindari infeksi atau komplikasi lainnya. 

Hindari paparan sinar matahari langsung dan penggunaan produk skincare yang tidak dianjurkan oleh dokter. dr. Dara menyarankan setelah melakukan perawatan PRP, pasien harus mematuhi semua instruksi pasca perawatan yang diberikan oleh dokter. 

“Ini termasuk menjaga kebersihan area perawatan, pakai produk yang direkomendasikan, dan menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan risiko infeksi,” kata dr. Dara

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement