Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wanita Ini Miliki 300 Batu Ginjal dalam Tubuhnya Akibat Gemar Minum Bubble Tea

Masya Hanifa Putri , Jurnalis-Jum'at, 19 April 2024 |16:55 WIB
Wanita Ini Miliki 300 Batu Ginjal dalam Tubuhnya Akibat Gemar Minum Bubble Tea
Perempuan ini idap batu ginjal karena sering minum bubble tea. (Foto: VT.co)
A
A
A

KASUS medis menggemparkan baru-baru ini terjadi di Taiwan. Seorang wanita berusia 20 tahun, bernama Xiao Yu, ditemukan mengidap 300 batu ginjal dalam tubuhnya. Xiao Yu harus menjalani operasi untuk mengeluarkan batu ginjal tersebut, yang diyakini berkaitan dengan kebiasaannya memilih minum bubble tea daripada air mineral.

Melansir dari vt Jumat (19/4/2024) Xiao Yu dirawat di rumah sakit setelah menderita demam dan nyeri punggung yang parah. Saat menjalani pemeriksaan USG, dokter dengan cepat menemukan ginjal yang membengkak dan berisi banyak batu. Tim medis yang terkejut dengan jumlah batu yang banyak, memutuskan untuk melanjutkan operasi guna mengatasi masalah tersebut.

Pusat Medis Chi Mei di Tainan, Taiwan menggambarkan batu ginjal tersebut menyerupai “roti kukus kecil”. Melalui hasil CT scan, terungkap bahwa batu ginjal tersebut memiliki ukuran bervariasi, berkisar antara lima milimiter hingga dua centimeter.

Selain itu, tes darah Xiao Yu menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih, hal ini dapat menandakan kemungkinan adanya komplikasi tambahan. Selanjutnya, Dokter Lim Chye-yang, seorang ahli urologi di rumah sakit Chi Mei, menyoroti satu faktor utama dalam kasus ini yakni dehidrasi.

Bubble Tea

Dalam kasus ini, dilaporkan bahwa kecenderungannya untuk mengonsumsi bubble tea daripada air mungkin berdampak pada kondisinya karena kurangnya konsumsi air. Setelah berhasil menjalani operasi pengangkatan banyak batu ginjal, Xiao kini dalam kondisi yang stabil dan telah pulang dari rumah sakit.

Menurut penjelasan dari Dokter Lim Chye-yang, jumlah kasus batu ginjal cenderung meningkat selama musim semi dan musim panas karena dehidrasi yang disebabkan oleh cuaca panas.

Kondisi ini terjadi karena kurangnya asupan cairan saat musim-musim tersebut, sehingga urine akan menjadi lebih pekat yang memungkinkan mineral mengendap dan membentuk kristal menjadi batu ginjal.

Selanjutnya data statistik menunjukkan bahwa pria memiliki tiga kali lebih besar kemungkinan untuk terkena batu ginjal dibandingkan wanita. Dokter Lim Chye-yang juga menekankan bahwa batu ginjal biasanya ditemukan pada individu yang berusia antara 50 dan 60 tahun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement