Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Wisata Baru Bakauheni Harbour City, Kemenparekraf Apresiasi ASDP

Annastasya Rizqa , Jurnalis-Rabu, 17 April 2024 |06:11 WIB
Bangun Wisata Baru Bakauheni Harbour City, Kemenparekraf Apresiasi ASDP
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya (Foto: Instagram/@nianiscaya)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengapresiasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang tengah mengembangkan tempat peristirahatan sebelum menyeberang sekaligus destinasi wisata baru yang terletak di kawasan tepi laut (waterfront tourism destination) yakni Bakauheni Harbour City (BHC).

“Kami mengapresiasi ASDP yang turut menghadirkan atraksi wisata baru di Lampung Selatan. Sehingga memberikan alternatif tujuan wisata. Apalagi Bakauheni menjadi gerbang awal wisatawan yang hendak menuju ke Pulau Sumatera,” kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya, dalam The Weekly Brief With Sandi Uno, Senin, 16 April 2024.

Perkembangan kawasan BHC diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas sosial dan perekonomian khususnya di wilayah Lampung yang didukung oleh beberapa potensi yang ada di sekitarnya.

Infografis Wisata Bawah Laut Indonesia

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi menyebut, pengembangan BHC ini sejalan dengan visi perusahaannya untuk menjadi yang terdepan dalam menghubungkan masyarakat dan pasar melalui jasa penyeberangan pelabuhan terintegrasi dan tujuan wisata waterfront.

ASDP berkomitmen mengakselerasi proyek pembangunan destinasi wisata waterfront. Ira mengaku waterfront di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sukses dibangun menjadi inspirasi untuk pengembangan destinasi serupa di daerah lainnya.

“Bagaimana kita menjadi agent of development. Ketika Labuan Bajo yang telah berkembang semakin baik, artinya di situlah kehadiran negara untuk menjadi pembangkit ekonomi,” ujar Ira.

Berangkat dari kesuksesan pembangunan waterfront di Labuan Bajo, ASDP kemudian menginisiasi pembangunan waterfront di pelabuhan Lampung Selatan yang telah menjadi sumber ekonomi terbesar di kawasan tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement