LEBARAN ialah momen yang kerap dimanfaatkan bagi umat Islam untuk menjalin silaturahmi. Oleh karenanya, bagi para perantau akan berusaha mudik atau pulang ke kampung halaman setiap menjelang Lebaran guna berjumpa dengan keluarga.
Nah, di Indonesia sendiri, istilah pulang kampung atau mudik lebaran sudah sangat familiar. Di mana masyarakat akan kembali ke kampung halaman ketika libur Lebaran dan merayakan hari kemenangan di sana.
Jika mudik sebegitu terkenalnya di Indonesia, kira-kira bagaimana dengan negara lain ya? Apakah mereka juga punya tradisi yang sama dengan bangsa kita?
Berikut Okezone rangkumkan delapan tradisi mudik Lebaran di berbagai belahan dunia.
1. Pakistan
Nah, kalau di Pakistan mirip-mirip sama Indonesia nih. Di Pakistan, jalur mudik dipersiapkan dengan detail.
Misalnya, pemerintahnya mengerahkan ribuan polisi dan kamera pengintai yang ditempatkan di berbagai lokasi guna menjamin kelancaran dan keamanan warganya yang hendak pulang kampung.
2. Turki
Sama-sama negara berpenduduk mayoritas muslim, ternyata di Turki juga ada tradisi mudik lho. Bedanya di Turki mudik dikenal dengan istilah 'Bayram'.
Momen bayram di Turki diisi dengan berkumpul bersama sanak saudara dan saling bermaafan. Tradisi ini juga dilanjutkan dengan berziarah dan tabur bunga ke makam keluarga.

Perayaan Lebaran di Turki terkesan manis karena ditandai dengan munculnya pasar bunga di beberapa daerah. Mereka juga menyajikan makanan manis yang menjadi ciri khas lebaran di Turki.
3. Nigeria
Walaupun liburan nasional menjelang Idul Fitri di Nigeria hanya berlangsung dua hari, penduduk muslim di sana tetap melakukan tradisi pulang kampung untuk mengunjungi keluarga serta berziarah ke makam keluarga masing-masing.
4. Arab Saudi
Di Arab Saudi, hampir setiap daerah menggelar festival untuk memeriahkan perayaan Idul Fitri. Festival tersebut pun menampilkan berbagai macam pagelaran teater, pertunjukan muslim, serta kesenian lainnya.
Karena itu, setiap warga yang merantau tidak mau ketinggalan perayaan lebaran yang meriah di daerahnya masing-masing. Sehingga, mereka pun beramai-ramai pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga.