Setibanya di lokasi kejadian, polisi langsung menangkap Thomson kemudian memberitahu petugas bahwa mereka tidak boleh membawanya pergi karena saat itu dia sedang berbulan madu. Thomson bahkan berteriak selama sepuluh menit setelah dia diborgol.
Dalam keadaan yang memalukan, sang istri tetap berada di sisinya meski tertunduk malu atas perilaku sang suami.
Pengacara Christopher Thomson, Alistair Reid, memberi pembelaan di pengadilan dengan mengatakan, "Dia biasanya adalah pria yang sangat bertanggung jawab dan terhormat, bekerja sebagai tukang jendela, sudah menikah, dan memiliki dua anak perempuan.

Ia memiliki sejumlah anggota keluarga di Majorca, termasuk ayahnya. Insiden ini menyebabkan dia mengalami kesulitan yang signifikan dalam hal cara terbang ke sana," papar Reid.
Selain hukuman penjara yang ditangguhkan, Thomson juga diharuskan menyelesaikan 180 jam kerja yang tidak dibayar dan membayar biaya sebesar 980 dolar Australia (Rp10 jutaan). Jet2 juga memberlakukan larangan terbang kepada pasutri itu mereka 12 bulan atau satu tahun.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.