Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Penderita Asam Urat Boleh Makan Gorengan?

Wulan Savitri , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2024 |17:00 WIB
Apakah Penderita Asam Urat Boleh Makan Gorengan?
Apakah penderita asam urat boleh makan gorengan? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

APAKAH penderita asam urat boleh makan gorengan? Hal ini tentu menarik untuk diketahui. Sebagaimana diketahui, asam urat adalah penyakit yang menyebabkan radang persendian.

Pengidap asam urat akan mengalami nyeri, pembekakan, kemerahan, dan rasa sakit apabila sendi ditekan, terutama pada jempol kaki. Gejala penyakit ini dapat sembuh dengan obat-obatan, tetapi Anda perlu melakukan pencegahan efektif, yakni membatasi makanan yang menjadi penyebab asam urat.

Lantas, apakah penderita asam urat boleh makan gorengan?

Dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (30/1/2024) berikut ini pembahasan selengkapnya. Makanan gorengan atau berlemak mengandung zat purin yang tinggi sehingga dianggap menjadi penyebab munculnya penyakit asam urat.

Purin merupakan zat alami yang ditemukan dalam makanan, seperti daging merah, jeroan, alkohol, makanan laut, atau beberapa sayuran. Oleh karena itu, jika mengonsumsi makanan tinggi purin dalam jumlah berlebihan, maka dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat.

Gorengan

Para ahli menunjukkan bahwa individu dengan indeks massa tubuh yang tinggi berisiko terkena asam urat. Makanan yang digoreng tidak hanya mendatangkan penyakit, tetapi juga membahayakan kesehatan. Sebaiknya penderita asam urat menghindari makanan yang dimasak dengan minyak, seperti kentang goreng ataupun ayam goreng.

Selain itu, proses penggorengan berbahaya karena terdapat senyawa Advanced Glycation End Products (AGEs). Senyawa AGEs berkaitan peradangan dan stres oksidatif yang memburuk gejala. Akan tetapi, penderita asam urat bisa mengonsumsi makanan gorengan sesekali dalam jumlah sedang. Anda juga dapat menyeimbangkan diet.

Berikut ini tips mengelola asam urat agar Anda dapat menikmati makanan gorengan.

1. Kontrol porsi makanan

Batasi asupan gorengan dan tidak mengonsumsi setiap hari.

2. Tidak terlalu sering makan gorengan

Pilih metode memasak yang lebih sehat, yaitu masakan yang dipanggang atau direbus. Cara ini membantu mengurangi pembentukan senyawa berbahaya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement