Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tahun Baru Imlek Tidak Ada Hujan Pertanda Apa?

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Rabu, 24 Januari 2024 |08:32 WIB
Tahun Baru Imlek Tidak Ada Hujan Pertanda Apa?
Ilustrasi Hujan (Foto: Pixabay)
A
A
A

TAHUN baru Imlek selalu identik dengan hujan. Hal ini karena tanggal perayaan Imlek yang hampir selalu berada di bulan Januari atau Februari, waktu di mana sebagian besar wilayah sedang berada dalam waktu curah hujan tinggi termasuk di Indonesia.

Bagi masyarakat Tionghoa, ternyata ada sebuah kepercayaan tentang hujan di saat tahun baru Imlek. Mengutip ABC, hujan di saat perayaan Imlek menandakan sebuah keberuntungan.

Hal itu disampaikan oleh mantan Wakil Presiden Cairns and District Chinese Association, Nathan Lee Long. Menurutnya, air hujan yang turun pada Tahun Baru Imlek merupakan tanda keberuntungan.

Semakin deras hujan yang turun, maka semakin banyak keberuntungan yang didapat. Hal ini sama seperti kebudayaan China yang percaya bahwa semakin banyak kita memberi, maka akan semakin banyak pula balasan yang akan didapatkan.

Oleh karenanya, menjelang tahun baru Imlek, masyarakat Tionghoa berharap akan turun hujan deras agar mereka bisa mendapatkan keberuntungan sepanjang tahun.

Tidak jarang, banyak orang yang melakukan doa bersama untuk mengharapkan hujan tersebut.

Lantas apa jadinya jika pada saat tahun baru Imlek tidak ada hujan yang turun? Secara logika, tidak adanya hujan saat Imlek maka menandakan keberuntungan yang akan didapat di tahun tersebut kecil atau sedikit. Hal ini sesuai dengan kepercayaan masyarakat tentang hujan.

Hujan pada saat tahun baru Imlek menandakan keberuntungan adalah kepercayaan masyarakat semata.

Tidak ada makna khusus tentang hujan di tahun baru Imlek. Dengan kata lain, tidak ada hujan saat Imlek tidak menandakan apapun.

Penyebab masyarakat percaya jika hujan di saat tahun baru Imlek menandakan keberuntungan berkaitan dengan masyarakat Tiongkok pada masa lampau. Pasalnya, di zaman dahulu sebagian besar masyarakat Tiongkok bekerja sebagai petani dan bercocok tanam.

Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek

(Foto: Reuters)

Oleh karena itu, mereka menganggap jika hujan adalah berkah. Hujan yang turun seperti menandakan bahwa proses bercocok tanam mereka tidak akan kekurangan air sehingga lancar hingga panen.

Pada dasarnya, perayaan tahun baru Imlek tidak ditentukan oleh hujan atau tidaknya. Akan tetapi, momen saat berkumpul bersama keluarga dan menikmati waktu bersama menjadi hal yang lebih penting di saat Imlek.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement