Masalah Baru
Dengan kesibukannya tersebut tentu timbul masalah baru, terutama ketika anaknya kini sudah beranjak remaja dan dewasa. Kini, anak perempuannya sudah menginjak usia 21 tahun dengan anak lelakinya memasuki usia 16 tahun.
Tentu saja seperti kekhawatiran orang tua pada umumnya, dia harus menghadapi anaknya yang kini sudah menatap masa depan memiliki keluarga sendiri. Apalagi kini dia telah menjadi single parents.
Oleh karenanya, dia pun meminta pada anak perempuannya tidak usah terlalu cepat dalam menjalin hubungan. "Karena belum tentu jadi. Nanti kalau sudah siap baru berkomitmen," katanya.
"Kita ingin dia lebih baik dari kita, kita berdoa saja dia dapat temen yang baik, jodoh yang baik. Baiknya dia penuhi kemauan dia dulu sebelum terikat dengan orang lain dan akhirnya menikah lah," tambah Ingga.
Meski begitu, Ingga tidak menutupi atau membatasi pergaulan anaknya tersebut. Dia pun hanya memberikan gambaran jika pergaulan A impactnya seperti ini, pergaulan B seperti ini. "Ibu juga dulu kan muda bergaul juga, tapi ya itu ada batasannya. Saya suruh aja nonton film 2 garis biru," paparnya.
Kilas balik ke belakangan, Ingga sebenarnya ingin memiliki tiga anak sehingga ketika semua anaknya sudah dewasa, dia masih ada yang menemani. Apa daya, sebelum punya anak pertama dia telah mengalami keguguran dua kali. "Jadi anak pertama itu sebenarnya anak ketiga jadi udah 2 yang gugur," katanya.
"Yangg ketiga (anak pertama) kena tokso (Toksoplasmosis), karena suka kucing. Jadi pas kehamilan itu bolak balik tes darah segala macem, takut anaknya kenapa-kenapa, dikasih obat anti-virus sampai dia lahir," jelas dia.
Setelah lahir anak kedua, Ingga pun mencoba kembali program anak ketiga. Sayangnya, hal ini berbarengan dengan kepindahan tempat kerajanya yang membuat dia tidak bisa lagi fokus. "Di Sophie Martin itu sibuk banget, karena harus 5 negara. Program itu 2 kali cycle itu enggak berhasil ya sudah," bebernya.
Kini, Ingga pun memilih untuk staycation ketika ingin berlibur bersama anaknya. Penuturannya, dia dan almarhum suaminya memang dulu hobi untuk pergi ke pantai. "Tapi kalau sama anak-anak kayaknya ke anak yang ada wi-fi hotel liburan ke Bali juga lebih milih kayak ke kota hotel yang ada tempat hiburan," ungkap Ingga.
Ingga pun juga kini juga lebih banyak menghabiskan waktu bersama kucing-kucing yang datang ke rumahnya. Menurut dia, saat ini ada tiga kucing yang mampir entah darimana ke rumahnya lalu dia pelihara.
"Ada yang sakit kayak minta ditolong jadi saya bawa ke dokter. Ada yang bayi, matanya cuma 1 mamanya enggak tahu dimana, dia dateng aja gitu ya saya pelihara, sekarang sudah 3 tahun,"
"Saya juga punya tempat makan kucing yang dispenser di halaman, karena gak mau kucing-kucing yang mampir kelaparan. Jadi ada yang datang numpang makan lalu pergi lagi. Tapi kalau yang punya saya ya memang cuma 3 itu," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.