Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Kanker Pankreas? Penyakit yang Diidap Mendiang Rizal Ramli

Syifa Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 06 Januari 2024 |01:00 WIB
Apa Itu Kanker Pankreas? Penyakit yang Diidap Mendiang Rizal Ramli
Kanker pankreas. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MANTAN Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Selasa malam 2 Januari 2024. Dia tutup usia setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama hampir dua bulan karena mengidap kanker pankreas stadium 4.

Penyakit ini tentu saja membuat banyak netizen penasaran. Apa sih penyebab dan gejalanya?

Anggota Dewan Pertimbangan PB IDI & Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof DR dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB, FINASIM, FACP menjelaskan kanker pankreas merupakan penyakit silent killer yang ketika sudah bergejala, tandanya kondisinya sudah buruk.

“Ketika ada pasien matanya kuning, berat badannya turun, nyeri ulu hati saat dicek ternyata kanker pankreas. Makanya kita harus edukasi masyarakat bahwa (kanker pankreas) di awal tanpa gejala oleh karena itu gimana screening atau pemeriksaan,” ujar Prof Ari dalam webinar bersama PB IDI, Jumat 5 Januari 2024.

Prof Ari menyampaikan ada banyak faktor risiko dari penyakit kanker pankreas. Seperti faktor usia, gaya hidup, konsumsi alkohol, merokok, dan keturunan.

Kanker pankreas

“Data terakhir 2020 di Amerika angka kematiannya cukup tinggi, yaitu 57600 kasus baru kanker pankreas dan 90 persen dari mereka alami kematian karena umumnya mereka datang dengan terlambat. Karena sekali lagi ketika sudah ada gejala itu sudah lanjut perjalanan penyakit dari kanker pankreas tersebut,” tuturnya.

Prof Ari mengatakan laki-laki lebih berisiko mengalami kanker pankreas, kemudian juga orang-orang dengan obesitas, tinggi lemak, memiliki penyakit diabetes melitus, merokok, dan alkohoh.

“Hal itu yang harus dipahami oleh siapapun yang punya faktor risiko ini harus berusaha mengurangi faktor risiko tersebut, kalau genetik nggak bisa diubah,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement