Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Benar Tidur Sebaiknya dalam Kondisi Gelap?

Chindy Aprilia , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2023 |14:41 WIB
 Apa Benar Tidur Sebaiknya dalam Kondisi Gelap?
Tidur agar sehat. (Foto: Insider)
A
A
A

JIKA ingin imunitas tubuh naik kita harus menjaga jam tidur teratur. Tidur lama dan nyenyak bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Menurut Kemenkes tidur adalah salah satu istirahat terbaik untuk mengembalikan energi yang telah hilang, sehingga seseorang siap menjalani aktivitas pada keesokan harinya.

Biasanya kegiatan tidur dilakukan secara berbeda pada tiap orangnya, ada yang hanya bisa tidur dengan kondisi gelap atau lampu dimatikan. Namun banyak juga orang yang suka tidur dengan lampu menyala remang-remang.

 tidur

Lalu, apakah lebih baik tidur dalam keadaan gelap atau lampu dimatikan?

Menurut perawat Rizal Do, memang sebaiknya tidur dalam kondisi gelap.

“Ada beberapa alasan kenapa kamu sangat tidak dianjurkan tidur dengan lampu hidup,” kata Rizal Do, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml.

1. Salah satu faktornya ialah adanya cahaya yang dapat menghambat produksi melatonin. Melatonin yaitu hormon yang mengatur siklus tidur bangun dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita bisa ngantuk ya karna ada melatonin. Kalau lampu terang, terutama cahaya dari gadget (buat yang begadang) bisa mengganggu produksi melatonin. Hormon stres malah jadi meningkat, inilah yang berisiko,” ucap Rizal Do.

 BACA JUGA:

2. Menurutnya, cahaya juga bisa mengganggu tidur REM seseorang. Inilah kenapa kalau kondisi tidur tidak restoratif. Contohnya seusai bangun tidur, tubuh akan merasa pegal dan segar.

Faktor lainnya yang dapat membuat tubuh merasa tidak segar saat bangun tidur adalah posisi yang tidak nyaman, kurang tidur (misal tidur <6 jam semalem) atau tidur kebanyakan (>9 jam), mengalami sleep apnea, yaitu gangguan tidur ketika lu berhenti napas utk jangka waktu singkat berkali2 selama tidur, jarang olahraga, dan kurang minum air putih bisa menjadi penyebab badan tidak bugar.

3. Cahaya bertindak sebagai Zeitgeber terbesar dalam tubuh. Sehingga cahaya bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh.

4. Naiknya hormon stres pada tubuh bisa dikarenakan terganggunya produksi melatonin akibat adanya cahaya. Terlebih jika kebiasaan tidur lampu terang dipertahankan dalam jangka panjang.

“Konsekuensinya macem, termasuk gangguan kardiovaskuler dan sistem kekebalan,” tutur Rizal Do.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement