Rancangan Ir. Tromp saat itu berbentuk salib bercorak barok, gotik, dan klasissime dengan jendela neo-gotik, khas bangunan Gereja Katolik zaman dulu. Sayangnya, 10 tahun kemudian beberapa bagian dari gereja kembali mengalami kerusakan.
BACA JUGA:
Gereja pun kembali di dirikan dengan penandatanganan kontrak dengan Monseigneur Claessens. Pembangunan kali ini dilakukan dengan serius dan diambil alih oleh Cuypers Hulswit.
Bangunan Gereja Katolik tersebut akhirnya diresmikan pada 21 April 1901 oleh Uskup Mgr E.S.Luypen SJ., Vikaris Apostolik Jakarta. Awalnya gereja ini bernama Gereja Santa Maria Diangkat Ke Surga atau De Kerk van Onze Lieve Vrowe ten Hemelopneming.
Namun, pada akhirnya gereja tersebut dinamai Gereja Katedral karena di dalamnya terdapat Cathedra yakni Tahta Uskup.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.