Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inilah 5 Tempat Paling Berkuman di Bandara, Awas Jangan Asal Menyentuhnya!

Nanda Dwi Cahyani , Jurnalis-Selasa, 28 November 2023 |07:02 WIB
Inilah 5 Tempat Paling Berkuman di Bandara, Awas Jangan Asal Menyentuhnya!
Suasana di Bandara Heathrow, London, Inggris (Foto: Freepik/LadyDisdain)
A
A
A

3. Layar check-in mandiri

Layar kios check-in mandiri merupakan salah satu tempat yang paling banyak mengandung kuman di bandara. Ditekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk membersihkan tangan setelah berinteraksi dengan layar tersebut.

Studi yang dilakukan oleh InsuranceQuotes menyimpulkan bahwa rata-rata layar kios check-in mandiri di bandara mengandung sekitar 253.857 unit pembentuk koloni (CFU) per inci persegi, dengan beberapa layar bahkan mencatat lebih dari 1 juta CFU.

Temuan ini menempatkan layar kios check-in mandiri sebagai permukaan terkotor di bandara.

Menyadari bahwa situasi ini dapat bervariasi antar bandara dan layar yang dimaksud, serta adanya peningkatan frekuensi pembersihan, tetapi tetap disarankan untuk selalu membersihkan tangan setelah menyentuh layar tersebut.

Mesin Checkin Mandiri

(Foto: collinsaerospace)

4. Air mancur minum

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh layanan perhitungan perjalanan Travel Math pada tahun 2015, mereka mengirim ahli mikrobiologi ke lima bandara yang berbeda untuk mengumpulkan sampel dan melakukan pengujian laboratorium guna menentukan permukaan mana yang memiliki konsentrasi bakteri tertinggi di lingkungan bandara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tombol air mancur minum pada kebanyakan bandara internasional merupakan salah satu permukaan dengan konsentrasi bakteri tertinggi di bandara.

Rata-rata, tombol air mancur minum ditemukan mengandung sekitar 1.240 unit pembentuk koloni (CFU) per inci persegi. Studi lain oleh InsuranceQuotes juga mendeteksi konsentrasi bakteri yang signifikan, dengan rata-rata 19.181 CFU pada tombol air mancur minum.

Infografis Bagian Terlarang oleh Penumpang Pesawat

Studi yang dilakukan pada tahun 2012 oleh pakar mikrobiologi Universitas Arizona, Prof. Charles Gerba, meneliti potensi air mancur sebagai tempat berkembang biaknya kuman. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa air mancur juga dapat menjadi tempat di mana kuman berkembang biak dengan signifikan.

Temuan serupa telah dilaporkan sebelumnya dalam penelitian yang dilakukan oleh National Sanitation Foundation (NSF) terkait air mancur minum di lingkungan sekolah.

Kedua penelitian tersebut menyoroti bahwa air mancur, baik di lingkungan bandara maupun sekolah, dapat menjadi tempat potensial bagi pertumbuhan kuman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement