KEJADIAN memilukan di Gaza, Palestina kembali mengiris hati dunia. Belum lama ini, beredar video seorang bocah laki-laki yang mengalami luka dan harus dijahit tanpa obat bius.
Momen itu dibagikan akun Twitter, @softwarnews. Video itu memerlihatkan seorang bocah yang meringis kesakitan karena luka yang dialaminya harus dijahit tanpa anestesi.
“Luka seorang anak Palestina dijahit tanpa anestesi karena kurangnya peralatan medis dan obat-obatan di rumah sakit,” tulis akun tersebut, dikutip Kamis (23/11/2023).
Bocah itu pun dikuatkan seorang wanita diduga sang ibunda untuk menahan rasa sakit tersebut. Sang dokter pun dengan berat hati melakukan tindakan tersebut diiringi jeritan sang anak yang begitu menyayat hati.

Kondisi rumah sakit di Gaza, Palestina sendiri semakin memprihatinkan. Bantuan alat medis tertahan sehingga tenaga medis kekurangan termasuk obat bius.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sejak 7 Oktober 2023, tentara Israel telah melakukan 335 serangan ke berbagai rumah sakit di Palestina. Sebanyak 164 serangan dilancarkan di rumah sakit di wilayah Gaza.
Bahkan, Rumah Sakit Indonesia di Gaza pun sempat dikepung tank Israel hingga menghalangi akses ambulans ke rumah sakit.
Sementara itu, kejadian serupa juga sempat menimpa seorang dokter di Gaza. Ia harus mengamputasi kaki anaknya sendiri tanpa anestesi karena pihak rumah sakit yang kehabisan obat bius. Hal itu menyebabkan sang anak meninggal dunia akibat rasa sakit tersebut.