MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memuji penyelenggaraan Parade Bertanjak di Pontianak.
Ia pun mendorong festival yang diinisiasi oleh UMKM Mandiri untuk terus diperkuat penyelenggaraannya sehingga menjadi event berkelas nasional.
"Parade Bertanjak ini kita tingkatkan dan promosikan melalui kerja sama dengan Walikota Pontianak dan Kadisporapar agar ke depan menjadi event nasional. Yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Pontianak," kata Sandi, seperti dikutip dari laman Kemenparekraf.
Tanjak merupakan penutup kepala bagi sebagian masyarakat Melayu yang berbentuk runcing ke atas dan umumnya dikenakan oleh laki-laki.

(Foto: dok. Kemenparekraf)
Parade Bertanjak merupakan acara budaya yang menghadirkan peragaan busana bernuansa Melayu utamanya memakai tanjak dan diikuti puluhan peserta.
Event ini juga menjadi etalase bagi produk ekonomi kreatif mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen.
Pada kesempatan tersebut, mantan Wagub DKI Jakarta ini mengenakan Tanjak Naga Berlabuh. Tipe tanjak seperti ini biasanya digunakan oleh para priyayi, cendikiawan, atau orang terpandang.
Sandi pun menceritakan mengenai tanjak yang ia kenakan. Ternyata tanjak tersebut dibuat dengan memberdayakan lima orang pekerja.