KONSER pertama Coldplay pertama di Indonesia, baru saja usai digelar meriah pada Rabu (15/12/2023) di Stadion Utama GBK, (SUGBK) Jakarta. Selain keseruan dan kemeriahan konser, sayangnya ada cerita miris yang membekas pasca konser perdana band asal London, Inggris di Indonesia ini.
Kali ini datang dari penonton bernama Annisa, yang lewat akun Twitter pribadinya, @notnisdan mengisahkan pengalaman tak mengenakan dirinya sebagai penonton saat n konser Coldplay tersebut.
Dalam utasan cuitan viralnya yang sudah mendapat sekira 4 juta kali penayangan tersebut, dengan lantang Annisa menyebut penyelenggaraan konser band yang digawangi Chris Martin itu adalah konser terburuk Coldplay di Asia.
“Coldplay in Jakarta is the worst in Asia,” tulis Annisa dikutip MNC Portal Indonesia, Jumat (17/11/2023)
Kekecewaan besar dirinya, diungkap Annisa karena dirinya tak bisa masuk ke lokasi acara alias ke dalam stadiun karena tiket yang ia beli di website resmi tak bisa dipindai.
“Jadi aku sama temenku dateng mepet karena kita dari kantor. Tapi kita datang pas Rahmania mau selesai dan Coldplay lagi prepare,” jelas Annisa.
BACA JUGA:
Annisa pun pergi ke bagian scan tiket yang sudah diarahkan. Namun, ia terheran lantaran sudah tak ada penjaga yang bertugas di sana. Keterkejutan Annisa bertambah, saat seorang kru mengatakan gelang Xyloband untuk memasuki venue konser sudah habis. Dengan kata lain, Annisa dan beberapa pengunjung yang bernasib sama dengannya tak bisa masuk menyaksikan konser Coldplay.
“Kalau gelang abis yaaa aku gak pakai gelang gapapa, yang penting aku masuk, kan aku beli seat. Anehnya tuh kita GA BOLEH MASUK KARENA GA PUNYA GELANG??? Lah kan kita baru dateng, terus gelang abis salah kita?,” kata Annisa.
Annisa tak menyangka perdebatan ini memakan waktu yang sangat lama hingga 1,5 jam. Annisa tertahan di luar sementara konser Coldplay telah dimulai. Meski akhirnya setelah perdebatan panjang, Annisa bisa masuk ke dalam venue.
Namun sayangnya, karena waktu yang sudah terbuang banyak, ia hanya bisa menyaksikan konser tersebut selama 20 menit tersisa, waktunya tersita dan pihak kru tak bisa memberikan gelang lantaran tiketnya yang mendadak tak bisa dipindai tersebut.
Sudah masuk ke dalam stadion, Annisa mengaku dirinay masih harus bersusah payah mencari tempat duduk miliknya, dan ternyata kursi miliknya sudah ditempati oleh orang lain.
“Akhirnya bisa masuk walaupun sisa 20 menit konser selesai. Ini video pas aku minta krunya, cariin seat aku yang ternyata sudah ditempatin,” paparnya sebagai keterangan video berdurasi 31 detik tersebut.
Kejadian tak mengenakkan ini, diungkap Annisa jelas merasa kecewa karena ia adalah penonton resmi yang membeli tiket konser Coldplay di wesite resmi, dengan harga full namun hanya bisa menyaksikannya selama 20 menit.
“Jujur sedih banget dan merasa sangat dirugikan. Aku beli tiket sendiri full payment untuk nonton full 2 jam konser, tapi aku cuma kebagian 20 menit,” curhat Annisa.
Kisah Annisa ini pun mengundang reaksi para netizen. Banyak warganet ikut miris dan geram dengan pihak kru serta promotor, yang membuat banyak para pembeli tiket konser mengalami hal tak menyenangkan.
Dari kolom komentar, terlihat banyak warganet menduga banyak oknum tak bertanggung jawab dari promotor yang menjual tiket milik pembeli yang belum datang ke penonton lain yang belum mempunyai tiket.
“Aku jadi mau nangis lihat orang-orang yang full payment dan order tiket sendiri tapi gagal masuk,” tulis akun @j**nakel
“Kayaknya ini tu banyak jalur ordal, masukin orangnya pas acara sudah mulai, dikawal sama security,” komentar dari @a***elgracee
“Dari tadi gw lihat, masalahnya gelang habis dan tiket sudah kepakai. Fix ini mah ada ordal jual tiket, soalnya clone tiket cuma bisa dari ordal,” komentar netizen pemilik akun @ferrdi***ayat
“Bener-bener promotornya gak jelas,” seru @ma******.
“Kemungkinan itu gelang dijual secara illegal, sama adanya manajemen operasi yang berantakan,” tulis akun @ze******.
(Rizky Pradita Ananda)