Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning, HPV Tak Cuma Sebabkan Kanker Serviks tapi Juga Kanker Anus

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Sabtu, 18 November 2023 |07:17 WIB
Warning, HPV Tak Cuma Sebabkan Kanker Serviks tapi Juga Kanker Anus
Kanker serviks. (Foto: CDC)
A
A
A

DOKTER Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia dr Keven Tali, Sp.OG mengatakan, infeksi human papillomavirus (HPV) tak hanya bisa menyebabkan kanker serviks, tetapi juga kanker anus karena adanya kemiripan sel.

"Karena sel-sel yang ada di serviks itu mirip dengan sel yang ada di anus sehingga daerah itu menjadi lebih sensitif untuk terkena virus," kata dia.

 HPV

Dikutip dari Antara, dr Keven menjelaskan, HPV ditularkan melalui kontak seksual dan orang berisiko terkena virus ini apabila berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan, berhubungan intim terlalu dini, dan melahirkan anak lebih dari lima orang.

 BACA JUGA:

Lebih lanjut, sambung dia, infeksi HPV selain menyebabkan kanker serviks dan kanker anus, juga dapat mengakibatkan kutil kelamin. Menurut Keven, meskipun kutil sudah diobati namun virus penyebab masih dapat berdiam di dalam tubuh sehingga saat imunitas tubuh menurun atau tubuh terkena paparan kembali, kutil kelamin bisa muncul lagi.

"Jadi, jangan pernah anggap sepele karena saat muncul kutilnya itu, bisa menularkan pada orang lain. Untuk yang laki-laki, selain kutil kelamin, dia bisa kena kanker penis," tutur dr Keven.

Berbicara upaya mencegah infeksi HPV, imbuh dia, salah satunya dengan divaksin HPV. Vaksin ini sudah dapat diberikan pada anak-anak perempuan mulai usia 9 tahun sebelum aktif secara seksual sebanyak dua dosis.

"Vaksin itu bisa melindungi dari penyakit-penyakit yang ter-cover oleh si vaksin. Vaksin paling awal bisa usia 9 tahun sampai 14 tahun, itu dua dosis," dr ujar Keven.

 BACA JUGA:

Selain itu, bagi yang sudah aktif melakukan hubungan intim, disarankan menerapkan perilaku seksual yang aman termasuk mengenakan kondom, menjalani sirkumsisi (sunat) untuk mengurangi risiko infeksi, dan menjalani skrining HPV setiap 5 - 10 tahun sejak usia 30 tahun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement