Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswi Kedokteran Unair Tewas Hirup Gas Helium, Apa Bahayanya?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 06 November 2023 |11:36 WIB
Mahasiswi Kedokteran Unair Tewas Hirup Gas Helium, Apa Bahayanya?
Mahasiswi tewas hirup gas helium. (Foto: Pixabay)
A
A
A

MAHASISWI Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya ditemukan tidak bernyawa, di Kompleks Ruko, di daerah Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur kemarin Minggu,

Saat ditemukan, wajahnya terbungkus plastik. Diduga, ia meninggal bunuh diri dengan menghirup gas helium.

 depresi

Mahasiswi berinisial BCAH, warga Kediri, yang tinggal di sebuah apartemen, di kawasan Kota Surabaya meninggal di dalam mobil minibus, dengan plat nomor AG 1484 BY.

 BACA JUGA:

Saat ditemukan, jenazah sudah kaku. Dari hasil olah TKP pihak kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pada tubuh korban.

Diduga, korban meninggal bunuh diri lantaran menghirup gas helium yang sudah ia persiapkan sebelumnya.

Lalu apa bahaya menghirup gas helium?

Menurut fakta yang dikeluarkan ONS pada 2010 menjelaskan, lebih banyak kematian yang disebabkan oleh gas helium dibandingkan kematian karena ganja, ekstasi, mephedrone, dan GHB.

Helium itu sendiri merupakan gas inert yang dapat membunuh seseorang, karena gas ini menghilangkan oksigen di dalam tubuh.

Bahkan, dilansir dari Forbes, ada tren baru di mana menghirup Helium dijadikan cara untuk bunuh diri sejak 2008 di Amerika Serikat.

 BACA JUGA:

Lebih lanjut, ditulis dalam BBC, seseorang bisa bunuh diri dengan gas Helium jika menghirupnya selama 10 menit. Hal ini berakitan dengan kerusakan otak yang ditimbulkan gas tersebut.

Dr Anna-Maria Rollin dari Royal College of Anesthetists menerangkan, menghirup gas helium dalam jumlah yang banyak dan dengan durasi yang panjang akan mengurangi oksigen dalam darah. Ini juga yang kemudian membuat seseorang bisa meninggal dunia saat itu juga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement