Akan tetapi, Anda yang masih belum merasa yakin dengan hasil yang diperoleh, bisa melakukan cross check kedua peralatan tersebut, yang prinsipnya juga sama-sama akurat.
“Tapi jika Anda masih ragu, selain bawa alatnya ke rumah sakit, Anda bisa cross check sendiri dengan bantuan google,” tutur Prof Zubairi.
Caranya yaitu dengan memasukkan merek tensimeter yang digunakan, lalu lihat validitasnya, seberapa sensitif atau ketepatan tensimeter yang Anda miliki.
Dan terpenting adalah setiap orang disarankan agar setidaknya memiliki alat kesehatan seperti tensimeter, thermometer, dan oksimeter, guna memantau kesehatan tetap terjaga serta terhindar dari penyakit.
“Sekali lagi saya sarankan untuk punya beberapa peralatan kesehatan seperti tensimeter, thermometer untuk mengukur suhu tubuh, dan oksimeter untuk mengukur saturasi oksigen. Sehingga Anda bisa memantau, mencegah penyakit, dan menanganinya lebih segera,” katanya.
(Endang Oktaviyanti)